Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Rapat belum Video Conference, Bupati: Belum Semua Kades Bisa

Januari Hutabarat
04/4/2020 20:07
Rapat belum Video Conference, Bupati: Belum Semua Kades Bisa
Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan (tengah) memimpin rapat kepala desa terkait pengetatan pengawasan kesehatan.(MI/Januari Hutabarat)

BUPATI Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Nikson Nababan masih harus mengumpulkan bawahannya untuk melakukan rapat. Pasalnya, tidak semua jajaran di bawahnya yang sudah terbiasa menggunakan teknologi seperti video call.

Seperti, saat rapat yang mengundang kepala desa (kades) di Tapanuli Utara untuk membahas pengetatan pengawasan dalam rangka pencegahan penyebaran virus korona (covid-19) di rumah dinas bupati, beberapa waktu lalu.

"Kades yang hadir sudah dinyatakan sehat semua. Dan belum semua kades bisa video call," kata Nikson saat dikonfirmasi, Sabtu (4/4).

Baca juga: Pantai Kuta Ditutup Total

Dalam rapat itu, dia meminta para kades untuk memperketat pengawasan terhadap orang masuk ke daerahnya.

Pengawasan jalur masuk, ucap dia, dilakukan dengan mendirikan posko pengawasan 24 jam. Di setiap posko diisi personel kesehatan, polisi, TNI, dan Satpol PP.

Baca juga: Pemprov DIY Siapkan Makam Pasien Korona di Sleman dan Bantul

Petugas posko, sambung dia, akan memeriksa kesehatan setiap pelintas yang hendak memasuki daerah.

Selain itu, imbuhnya, membubarkan kerumunan massa termasuk upacara adat selama pandemi corona.

Baca juga: Kajari Bantul dan 2 Warga DIY Sembuh dari Virus Korona

Dia juga mengingatkan pentingnya mengonsumsi wedang jahe dan telur ayam untuk memperkuat sistem kekebalan atau imunitas tubuh.

Setiap kepala Puskesmas di 15 kecamatan se-Kabupaten Tapanuli Utara ditugas untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk mengonsumsi wedang jahe.

"Kabupaten Tapanuli Utara masih aman dari virus covid-19 dengan rincian orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 125, pasien dalam pemantauan (PDP) nihil, positif nihil, negatif 145, dan pelaku perjalanan 2.647 orang. (X-15)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya