Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA pasien positif virus korona atau covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dipastikan sembuh. Salah satunya ialah Kepala Kejaksaan Negari Bantul Zuhandi.
"Kabar gembira. Telah diperoleh laporan hasil uji dari BBTKLPP (Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit) DIY ada tiga pasien yang bisa dinyatakan sembuh kasus positif covid-19 di DIY," terang Juru Bicara Pemda DIY untuk penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih, Sabtu (4/4)
Baca juga: Awasi ODP, Gubernur Babel akan Gunakan Aplikasi Android
Salah satunya adalah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bantul yang merupakan kasus nomor 4 di DIY.
Selain itu, kasus nomor 9, laki-laki 4 bulan warga Kulonprogo, dan kasus nomor 11, laki-laki 55 tahun warga Gunungkidul, juga dinyatakan sembuh.
Baca juga: Warga Padangsidempuan Wafat saat Menuju RSUP Adam Malik
Dengan demikian, total sudah ada 6 pasien yang dinyatakan sembuh covid-19 di DIY.
Selain tiga pasien yang sembuh, hasil laboratorium per 4 April, ada tiga tambahan kasus terkonfirmasi positif di DIY, yaitu laki-laki 33 tahun warga Bantul, laki-laki 30 tahun warga Bantul, dan laki-laki 60 tahun warga Sleman.
Baca juga: Tenaga Medis di Medan Dapat Makan dan Kopi Gratis
"Jadi total kasus konfirmasi positif covid-19 di DIY sebanyak 34 kasus," kata dia. (X-15)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved