Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Tenaga Medis di Medan Dapat Makan dan Kopi Gratis

Yoseph Pencawan
04/4/2020 16:26
Tenaga Medis di Medan Dapat Makan dan Kopi Gratis
Tenaga medis di RS GL Tobing saat mendapatkan makanan dan kopi gratis.(MI/Yoseph Pencawan)

AKHIRNYA Coffee membagikan makanan dan minuman gratis bagi tenaga medis di rumah sakit (RS) rujukan pasien virus korona (covid-19).

"Bekerja sama dengan Bhayangkari Daerah Sumatra Utara, selama lima hari berturut-turut kami menyalurkan 50 paket makanan dan minuman, termasuk kopi khas buatan kami," ujar pemilik Akhirnya Coffee, Ghiffari Sakti Simatupang, Sabtu (4/4).

Sejak Senin (30/3) sampai Jumat (3/4), gerai kopi yang berada di Kota Medan itu menyumbang makanan dan minuman ke para tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit GL Tobing di Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara (Sumut).

Baca juga: Istri dan Keluarga Pasien Positif Korona di Siantar juga Positif

Ghiffari menuturkan, selain bentuk apresiasi terhadap dedikasi para tenaga medis, bantuan ini juga untuk menyemangati dan menghibur mereka.

Tiga hari sebelum menyasar RS GL Tobing, bantuan bertajuk Akhirnya Sedekah itu menyambangi Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM).

Baca juga: Akhirnya, 100 Desa di Banyumas Mau Terima Jenazah Pasien Korona

Pada rumah sakit yang paling banyak merawat pasien positif Covid-19 itu Ghiffari dan kru juga membagikan ratusan paket makanan dan minuman.

"Kami berharap kerinduan para tenaga medis nongkrong bersama teman atau berkumpul bersama keluarga sambil menikmati kopi bisa terlunasi dengan hadirnya Akhirnya Coffee ke rumah sakit," tutur Ghiffari.

Baca juga: Ribuan Pekerja Hotel dan Restoran di Babel Dirumahkan

Ia menambahkan, sejak dibuka pada 9 Maret 2020, pihaknya telah berkomitmen mengajak para pelanggan membantu sesama dengan program Akhirnya Sedekah. Program ini dilaksanakan setiap hari Jumat dengan cara membayar sesuka hati pada menu minuman.

"Seluruh hasil penjualan minuman pada hari Jumat itu akan diserahkan ke Rumah Quran Rasyah, tempat anak-anak penghafal Alquran belajar menjadi seorang hafiz dan hafizah," katanya.

Terkait dengan pandemi Covid-19, dia telah membuat peraturan baru di gerainya, sesuai arahan pemerintah tentang jam operasional.

Selain itu manajemen gerai juga telah melakukan penyemprotan cairan disinfektan dan memberikan jarak antarkursi untuk menerapkan social distancing.

Akhirnya Coffee juga telah menerapkan cara pembelian dengan sistem take away dan menerima pemesanan melalui aplikasi online.

Direktur RS GL Tobing Novi Fitriani bersyukur menjadi salah satu sasaran bantuan Akhirnya Coffee. Para tenaga medis di rumah sakitnya merasa sangat terbantu.

"Di sini kami pergantian sif hanya satu kali, itu pun di malam hari saja. Jadi untuk mendapatkan makanan dan minuman itu sedikit sulit," ujar Novi. (X-15)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya