Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Pemkot Denpasar Perketat Penjagaan Warga Ke Luar Rumah

Arnoldus Dhae
03/4/2020 19:34
Pemkot Denpasar Perketat Penjagaan Warga Ke Luar Rumah
Petugas di Kota Denpasar(MI/Arnoldus Dhae)

 

PEMERINTAH Kota Denpasar, Bali, memperketat penjagaan agar warga tidak banyak yang keluar rumah. Pengetatan ini dilakukan guna bersama memutus penyebaran virus korona (covid-19).

Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai selaku Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Denpasar saat dikonfirmasi Jumat (3/4) menjelaskan penerapan PSBB sudah tertuang dalam PP Nomor 21 Tahun 2020.

"Jika PSBB diterapkan, kami di Denpasar sudah siap, baik dari strategi perlindungan sosial dan ekonomi maupun dari kesiapan sumber daya manusia. untuk itu kami kembali menekankan serta mengingatkan kepada seluruh masyarakat, khususnya di Kota Denpasar agar lebih tertib dan disiplin mengikuti arahan pemerintah," ujar Dewa Rai.

Baca juga: Pasien Positif Korona Kedapatan masih Nongkrong di Rumah

Dia menambahkan, pemerintah dan masyarakat memiliki peran yang sama dan saling mendukung dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus korona. Tentunya tanpa ketaatan masyarakat beragam upaya pemerintah juga akan sia-sia. Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian mssyarakat yakni mengikuti arahan pemerintah. Seperti halnya tidak berada dan menciptakan kerumunan sesuai maklumat Kapolri, menerapkan social dan physical distancing.

"Mari lebih disiplin ikuti arahan pemerintah guna bersama memutus penyebaran virus korona. Jika ada keinginan bepergian keluar daerah atau pulang kampung sebaiknya ditunda dahulu," kata Dewa Rai.

Baca juga: Politisi NasDem di Kota Ternate Sumbang Separuh Gaji dan Masker

Selebihnya dia meminta bagi warga masyarakat yang baru datang dari daerah terjangkit covid-19 untuk memeriksakan kesehatan ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat serta melakukan isolasi diri secara mandiri di rumah selama 14 hari.

Karena menurut Dewa Rai, beberapa pasien positif covid-19 ternyata mempunyai riwayat datang dari daerah atau negara terpapar virus tersebut.

"Mari kita jaga diri kita dan jaga sesama. Kita tidak tahu siapa yang menbawa virus atau tidak, untuk alasan keselamatan bersama dan memutus rantai penyebaran virus corona, imbauan ini kembali kami tegaskan agar masyarakat tidak keluar rumah atau tetap tinggal di rumah untuk sementara hingga kondisi kembali normal," pungkasnya. (X-15)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya