Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, menggandeng pemerintah Kabupaten, Muaro Jambi, Provinsi Jambi untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Langkah tersebut diambil lantaran kedua daerah itu memiliki potensi rawan terjadi karhutla saat musim kemarau. Wakil Bupati Musi Banyuasin, Beni Hernedi mengatakan pihaknya tidak ingin kecolongan sehingga insiden karhutla kembali terjadi di daerah itu.
''Perbatasan Muba-Jambi tentu harus diintensifkan karena rawan karhutla. Kita tidak ingin karhutla yang hebat seperti tahun-tahun lalu terulang, harus waspada jauh-jauh hari,'' katanya.
Beni mengatakan sinergi pencegahan karhutla dimaksimalkan, tidak perlu menunggu terjadi karhutla baru berkoordinasi. Dia menambahkan, sarana pendukung dan personil tim cegah karhutla pun saat ini terus dimaksimalkan. Oleh karena itu, kedua pemkab tersebut sepakat untuk fokus menyiapkan sarana maupun personil di lapangan.
''Kami akan menyamakan pendataan baik administrasi kependudukan, batas wilayah serta langkah intensif seperti rapat koordinasi pencegahan dan penanggulangan Karhutla,'' katanya.
Beni mengatakan berbagai upaya pencegahan dan antisipasi terus digencarkan Pemkab Muba untuk mengantisipasi karhutla, termasuk penganggaran dana dan prasarana serta kerjasama melibatkan perusahaan yang ada di daerah itu.
Sementara itu, Wakil Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, mengatakan pihaknya mengapresiasi langkah intensif Muba dalam pencegahan karhutlah di daerah perbatasan Muba--Muaro Jambi.
''Kami berupaya maksimal agar karhutla di wilayah perbatasan Muba-Muaro Jambi tidak terulang tahun ini,'' katanya.
Menurut Bambang pihaknya telah berkomitmen untuk menuju zero asap sepanjang tahun 2020. Bambang mengaku, Pemkab Muaro Jambi juga akan belajar banyak dengan Pemkab Muba terkait penanganan dan pencegahan karhutla. (OL-2)
Keunggulan dari penggunaan sensor VIIRS dan MODIS adalah kemampuannya dalam memantau wilayah yang sulit dijangkau secara langsung.
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
LUAS kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau pada periode Januari-Februari 2026 mencapai 4.400 hektare dan 94% di antaranya berada di lahan gambut (4.173,82 ha).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved