Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMPROV Jawa Tengah bersiap untuk membangun laboratorium untuk pengecekan infeksi virus. Bahkan, kemungkinan akan direalisasikan tahun depan, sebab anggaran dan sumberdaya manusia (SDM) di Jateng ada. Sehingga ketika terjadi kasus seperti Covid-19, tidak perlu jauh-jauh pengecekan ke Jakarta. Kota yang bisa dibangun laboratorium bisa di Semarang, Banyumas atau daerah lainnya di Jateng.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan bahwa pengecekan sampel pasien untuk memastikan apakah positif Covid-19 atau tidak terlalu lama.
"Sebab, prosesnya harus dikirim ke Jakarta. Maka dari itu, kita minta untuk menjajaki kemungkinan membangun laboratoium sendiri. Kalau anggaran, misalnya Rp50 miliar, kita punya. Apalagi di Jateng juga memiliki SDM yang banyak. Tahun depan kalau bisa dibangun. Boleh di Semarang, Banyumas juga boleh. Daerah lainnya juga bisa asalkan di
Jateng," jelas Gubernur di sela-sela peninjauan kesiapan RSUD Margono Soekarjo, Purwokerto dalam menangani Covid-19 pada Jumat (6/3).
Menurut Gubernur, dengan danya laboratorium di Jateng, maka pemeriksaan akan lebih cepat. Sebab, seperti sekarang waktunya cukup lama, karena harus dikirim ke Jakarta.
"Kita berharap di Jateng punya, sehingga pengecekan lebih cepat," katanya.
Ia mengatakan telah berkeliling melakukan pengecekan di RS-RS di daerah seperti di RSUD Moewardi Solo dan RSUD Margono Soekarjo Purwokerto.
"Semua RS di Jateng sudah siap untuk merawat pasien. Apalagi, sebelum ada kasus positif Covid-19 di Indonesia, RS di wilayah Jateng telah melaksanakan simulasi penanganan. Kita yang terdahulu dalam menggelar simulasi," ujarnya.
Gubernur mengunngkapkan bahwa tim dokter di masing-masing RS diberi tambahan tugas untuk memantau, sehingga tidak perlu ada tim khusus.
"Di Banyumas ini, ada lima pasien yang diisolasi, tiga di RSUD Margono dan dua lainnya di RSUD Banyumas. Kalau dari laporan, kondisi semuanya baik," kata Ganjar.
Sementara Direktur RSUD Margono Soekarjo Tri Kuncoro mengatakan tiga pasien yang diisolasi kondisinya baik.
baca juga: Cegah Korona, KAI Daop 6 Periksa Kesehatan Penumpang
"Ketiga pasien sudah diperiksa dokter, rontgen, dan pengambilan swab. Ketiganya dalam baik. Pasien ketiga berasal dari Cilacap, perempuan usia 34 tahun dari Macau, China. Sedangkan dua lainnya dari Kebumen merupakan dari Taiwan, serta yang dari Banjarnegara pulang dari Malaysia. Ketiganya diisolasi dan kini tengah menunggu hasil pengecekan dari Laboratorium Balitbangkes Jakarta," tambahnya. (OL-3)
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mempersiapkan berbagai upaya untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol saat puncak mudik lebaran 2026.
Pada Senin (16/3) jumlah pemudik masuk ke Jawa Tengah melalui Jalan Tol Trans Jawa terus meningkat sejak Minggu (15/3), rata-rata setiap berkisar 1.400-1.900 kendaraan masuk ke Kota Semarang.
Gubernur Ahmad Luthfi lepas belasan ribu peserta Mudik Gratis Jateng 2026. Targetkan 17 juta pemudik dongkrak ekonomi daerah dan UMKM lokal. Simak selengkapnya!
Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi melepas 325 armada bus yang mengangkut belasan ribu pemudik dari Jabodetabek ke 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengimbau para pemudik untuk tidak membawa kerabat atau teman kembali ke Jakarta setelah Lebaran
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menanggapi OTT KPK di Cilacap dan kembali menegaskan pentingnya integritas kepala daerah serta ASN dalam pemerintahan.
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved