Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Sosial melalui Balai Rehabilitasi Sosial ODH (BRSODH) Bahagia Medan menggelar program Capacity Building yang merupakan program usaha untuk memberikan bantuan sosial, sebagai pendamping dalam bentuk bantuan usaha kemandirian. Kepala Balai Kemensos melalui Balai Rehabilitasi Sosial ODH Bahagia Medan, Sumarno Sri Wibowo mengungkapkan ada 18.000 orang HIV/AIDS di Provinsi Sumatra Utara, 802 di antaranya adalan anak-anak. Sedangkan total catatan nasional, jumlah ODHA mencapai 500 ribu orang.
"Tanpa sentuhan bersama, ketika permasalahan hanya diserahkan kepada Kementerian Sosial tidak akan selesai tanpa ikut campur pemerintah daerah, masyarakat, LKS, organisasi kemasyarakatan serta perusahaan. Semoga ke depan dapat bersinergi dan mengambil peran terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA)," ungkapnya.
Sumarno menambahkan bahwa program bantuan usaha kemandirian untuk ODHA ini, agar mereka bisa mandiri dan berdaya di hadapan masyarakat. Rencananya setiap tahun ada sekitar 50 ODHA akan menerima bantuan usaha kemandirian dengan nilai Rp5 juta per orang di Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar.
baca juga: Tekan Inflasi, Ibu Rumah Tangga Tanam Bawang Merah
"Harapan kita mereka dapat dan memulai usaha baru agar berdaya secara ekonomi dan sosial sehingga mereka juga kelihatan berperan bagi keluarga dan masyarakat," ujarnya.
Sementara Asisten I Pemerintah Kabupaten Simalungun, Rizal TP Saragih, mengatakan stigma negatif dan diskriminasi terhadap ODHA harus dihilangkan. Ia mengajak masyarakat serta para sahabat peduli ODHA membantu pemulihan sosial penderita agar bisa diterima lagi di lingkungan sosialnya. (OL-3)
KETUA DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup, Ribka Tjiptaning, menyoroti masih adanya stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).
Peringati Hari AIDS Sedunia 2025 dengan pesan solidaritas, dukungan untuk ODHA, serta ajakan edukasi dan pencegahan. Kumpulan ucapan inspiratif tanpa stigma.
Orang yang hidup dengan HIV (ODHA) memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi menular seksual (IMS). Selain berdampak langsung pada kesehatan.
Sesi utama kegiatan dikemas dalam bentuk talkshow edukatif yang menghadirkan narasumber lintas bidang antara lain adalah dr. Suheir Muzakir, Sp.PD.
Jumlah kasus baru ODHIV di Kota Pematangsiantar terus mengalami peningkatan dan berfluktuasi setiap bulan.
Kemenkes mencatat pada Maret 2025 sebanyak 356.638 orang dengan HIV (ODHIV) dari total estimasi 564 ribu ODHIV yang harus ditemukan pada 2025 untuk segera diberi penanganan.
Pentingnya ruang belajar yang selaras dengan tantangan nyata di lapangan.
Tahun ini partisipan program antara lain SMKN 18 Jakarta, SMKN 20 Jakarta, SMKN 43 Jakarta, SMKN 51 Jakarta, serta SMA HighScope Indonesia cabang Bali, Denpasar, dan TB Simatupang.
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
Program Kartini Bluebird, wadah pemberdayaan bagi istri dan putri pengemudi Bluebird yang berdiri sejak 2014, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi keluarga
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved