Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGKA stunting (gangguan pertumbuhan badan dan otak) di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) masih tinggi mencapai 19,61% dari total 41.298 balita. Pemkab Jepara berupaya melakukan penekanan menurunkan tingginya kasus tersebut.
Upaya menekan tingginya angka stunting di berbagai daerah terus diupayakan. Kabupaten Jepara memiliki angka stunting cukup tinggi hingga awal 2020 tercatat masih mencapai 19,61% dari total balita sebanyak 41.298 jiwa.
Penurunan angka penderita stunting di Jepara belum terlihat maksimal, data November 2019 stunting masih mencapai 20,82% dari total balita yang ada dan dalam kurun tiga bulan menurun menhadi 19,61%.
Penurunan angka stunting ini berbeda dengan Kabupaten Blora yang melesat, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar yang dilakukan Kemenkes pada 2018 angka stunting di Blora sebelumnya 55,1% menjadi 32% pada 2018 dan kini menjadi 8,2%.
Masih tingginya angka stunting di Jepara masih 19,61% ini diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara Edy Sujatmiko bahwa berbagai upaya untuk mengurangi angka stunting terus diupayakan, meskipun srjauh ini belum dapat secara maksimal hingga penurunannya kecil.
"Angka stunting di sini masih tinggi, meskipun masih di bawah angka rata-rata nasional 27,67%," kata Edy Sujatmiko.
Sesuai dengan hasil Rapat Koordinasi Tehnis, lanjut Edy, percepatan konvergensi stunting oleh Tim Nasional Percepatan Penanganan Anak Kerdil (TNP2AK), Jepara masih masuk kabupaten prioritas di Jawa Tengah.
"Masalah stunting ini dituntut untuk segera dibereskan," ungkap Edy.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara Mundrikatun menyebutkan banyak faktor menjadi penyebab stunting, maka untuk mengatasi hal ini Dinkes Jepara lakukan kegiatan pencegahan stunting ini dengan melibatkan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sesuai dengan tupoksi masing-masing.
"ugas menekan stunting tidak hanya pada Dinkes, tetapi melibatkan semua kompinen yang ada," imbuhnya.
Momentum ini, ujar Mundrikatun juga diharapkan bisa jadi tolok ukur memperbaiki kinerja pelayanan terhadap masyarakat, sedangkan khusus stunting pada tahun 2020 ini akan dikonsentrasikan di 30 desa di Jepara dengan tahap awal 10 desa.
Ketua Komisi C DPRD Jepara Nur Hidayat yang membidangi kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan masyarakat mengatakan sefera akan memanggil instansi terkait akivat masih tingginya angka stunting di Jepara ini.
"Kita prihatin dengan kondisi ini, kami akan panggil ibstansi terkait," tuturnya.
Meskipun sudah menurun 8% Jika dibandingkan dengan tahun lalu, demikian Nur Hidayat, namun angka stunting di Jepara masih terhitung tinggi dan menjadi prioritas empat daerah di Jawa Tengah, sehingga perlu diambil langkah-langkah strategis
agar dapat ditekan secara maksimal hingga 0%, seperti sudah dilakukan daerah lain. (AS/OL-09)
Banyak yang salah kaprah! Dokter spesialis anak jelaskan perbedaan stunting dan stunted (pendek). Kenali penyebab gizi kronis vs faktor genetik di sini.
Sejak 2019, Faris terjun ke NTT untuk melakukan misi sosial dalam penanganan masalah kesehatan di daerah itu.
Pemanfaatan kacang hijau untuk mengatasi stunting dinilai sangat relevan karena aksesnya yang mudah, harga terjangkau, serta kandungan gizi yang tinggi.
Selain penurunan angka stunting, hasil evaluasi menunjukkan bahwa 64,28 persen balita peserta program mengalami perbaikan status gizi.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mempersiapkan berbagai upaya untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol saat puncak mudik lebaran 2026.
Pada Senin (16/3) jumlah pemudik masuk ke Jawa Tengah melalui Jalan Tol Trans Jawa terus meningkat sejak Minggu (15/3), rata-rata setiap berkisar 1.400-1.900 kendaraan masuk ke Kota Semarang.
Gubernur Ahmad Luthfi lepas belasan ribu peserta Mudik Gratis Jateng 2026. Targetkan 17 juta pemudik dongkrak ekonomi daerah dan UMKM lokal. Simak selengkapnya!
Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi melepas 325 armada bus yang mengangkut belasan ribu pemudik dari Jabodetabek ke 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengimbau para pemudik untuk tidak membawa kerabat atau teman kembali ke Jakarta setelah Lebaran
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menanggapi OTT KPK di Cilacap dan kembali menegaskan pentingnya integritas kepala daerah serta ASN dalam pemerintahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved