Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLDA Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi, Kamis (27/2) mengumpulkan para pengusaha perkebunan untuk menyatukan visi melakukan pencegahan dini supaya masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak lagi terulang di Jambi tahun 2020.
Melalui diskusi yang berjalan hangat dan serius di Ruang Ditreskrimsus Polda Jambi, Kapolda Firman menegaskan para pengusaha perkebunan di Jambi supaya berpartisipasi dan berkontribusi aktif untuk mengentaskan karhutla di wilayah Jambi. "Jangan sampai kejadian tahun-tahun sebelumnya terulang kembali, lebih baik mencegahnya dari awal," tuturnya.
Sementara itu, Direktur Reskrimsus Polda Jambi Edi Faryadi menambahkan, pihak Polda Jambi selalu memonitor situasi perkembangan
terkini melalui aplikasi citra satelit, untuk mengetahui keberadaan hotspot di seluruh wilayah Jambi. "Melalui aplikasi ini kita dapat langsung melakukan aksi pencegahan sehingga tidak terjadi kebakaran yang lebih luas dan lebih cepat untuk ditangani," ujarnya.
Merespons harapan dan ajakan dari Kapolda Jambi, para pengusaha perkebunan yang hadir menyatakan siap memberikan dukungan yang sungguh-sungguh, supaya masalah karhutla tidak lagi terjadi. (OL-12)
Keunggulan dari penggunaan sensor VIIRS dan MODIS adalah kemampuannya dalam memantau wilayah yang sulit dijangkau secara langsung.
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
LUAS kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau pada periode Januari-Februari 2026 mencapai 4.400 hektare dan 94% di antaranya berada di lahan gambut (4.173,82 ha).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved