Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRI dan Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) sumbang tiga ekor sapi jenis limosin dalam rangka haul ke-15 ulama besar Tanah Borneo, alamarhum KH Muhammad Zaini Abdul Gani atau Guru Sekumpul.
Peringatan wafat (haul) ke 15 ulama besar Kalimantan Selatan KH Muhammad Zaini Abdul Gani atau dikenal dengan nama Guru Sekumpul mendapat perhatian banyak pihak. Kapolri Jenderal Idham Azis dan Kapolda Kalsel, Irjen Yazid Fanani turut berpartisipasi dengan menyumbang tiga ekor sapi jenis Limosin.
Penyerahan bantuan sapi Limosin ini diserahkan di Komplek Sekumpul Martapura langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Yazid Fanani, didampingi Wakapolda dan Pejabat Utama Polda Kalsel. Bantuan diterima oleh perwakilan Panitia Imam Musholla Ar-Raudah Sekumpul Sa'dudin serta perwakilan pihak keluarga Guru Sekumpul Fauzan Asnia.
Kapolda Kalsel mengatakan partisipasi Polda Kalsel ini sebagai bentuk kepedulian Jajaran Kepolisian terhadap agenda tahunan keagamaan
tersebut. Apalagi tamu yang sangat banyak baik dari dalam negeri dan luar negeri.
"Penyerahan ketiga ekor sapi ini diharapkan dapat bermanfaat untuk membantu persediaan makanan bagi jamaah yang datang ke acara haul," ujarnya.
Selain menyerahkan tiga ekor sapi, kedatangan Kapolda Kalsel juga sekaligus meninjau persiapan keamanan di sekitar kawasan Musholla
Ar-Raudah, lokasi puncak haul Guru Sekumpul. Dalam kesempatan ini juga Kapolda Kalsel mengimbau kepada pihak keluarga dan para relawan agar selalu berkoordinasi dengan petugas di lapangan, sehingga Kamtibmas dapat terjaga hingga berakhirnya momen Haul.
''Para jamaah, saya imbau patuhi dan ikuti petunjuk relawan dan petugas yang setiap saat dapat membantu di posko-posko tersedia,'' ujar Kapolda. (OL-2)
Penanganan kasus dipastikan berjalan paralel, baik dari sisi tindak pidana umum maupun pelanggaran kode etik profesi Polri.
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya untuk mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan anggota Brimob berinisial Bripda MS
Polri akan menangani secara transparan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob, Bripka MS, terhadap dua pelajar di Tual, Maluku
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri akan menangani kasus Bripka MS yang diduga menganiaya dua pelajar di Maluku Tenggara hingga satu tewas secara transparan dan akuntabel.
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kembali proses hukum kerusuhan Agustus 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved