Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
EMPAT orang meninggal dunia karena penyakit leptospirosis yang berasal dari air kencing tikus, di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah sepanjang Januari tahun ini.
Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan penyakit leptospirosis.
"Sementara ini kami mencatat ada enam kasus, empat diantaranya meninggal dunia" kata Kepala Dinas Kesehatan Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo, Kamis (30/1).
Empat warga yang meninggal berasal dari Kecamatan Tasikmadu dan Colomadu. Sementara dua lagi masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Cucuk mengatakan, leptospirosis atau sering diistilahkan dengan penyakit kencing tikus rawan terjadi di Karanganyar bagian Barat. Antara lain, Kecamatan Colomadu dan Gondangrejo.
Dia telah menginstruksikan Puskesmas dan tenaga medis di wilayah tersebut untuk mengambil langkah pencegahan dan melakukan penyelidikan epidemiologi dari hulu ke hilir. Apalagi, jumlah kasus yang terjadi tergolong tinggi.
"Sepanjang 2019 hanya terjadi 2-3 kasus. Sekarang pada Januari saja sudah terjadi enam kasus. Ini menjadi perhatian khusus kami," katanya.
Cucuk juga mengingatkan warga untuk menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kebersihkan diri, rumah dan lingkungan. Selalu mencuci tangan sebelum mengonsumsi makanan dan meminimalisasi genangan air. Genangan air dapat membawa virus leptospira dan menularkannya kepada manusia melalui luka. (OL-2)
TANTANGAN dan dinamika penyakit hati di Indonesia disoroti. Penyakit hati di Indonesia menunjukkan pola yang semakin kompleks, mulai dari hepatitis kronis, sirosis, hingga kanker hati.
Epilepsi bukan penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau organisme yang bisa berpindah antarindividu.
Kondisi kaki dapat memberikan petunjuk penting terkait kesehatan saraf, peredaran darah, hingga penyakit sistemik.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Pekerja lapangan menghadapi risiko penyakit yang cukup serius, mulai dari leptospirosis, infeksi kulit, diare, hingga infeksi saluran pernapasan.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan satu anak dengan gizi buruk, satu anak stunting, dan enam anak dengan gizi kurang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved