Kamis 30 Januari 2020, 13:21 WIB

Investasi di Babel Serap 3.025 Tenaga Kerja

Rendy Ferdiansyah | Nusantara
Investasi di Babel Serap 3.025 Tenaga Kerja

ANTARA
Wisatawan menikmati pemandangan di lokasi pembuatan film Laskar Pelangi di Tanjung Tinggi, Belitung

 

SEPANJANG 2019 nilai Investasi di Provinsi Bangka Belitung (Babel) mencapai Rp4,2 triliun. Dari investasi tersebut terserap sebanyak 3.025 tenaga kerja lokal di berbagi sektor usaha. Kabid Pengendalian Pelaksanaan, Penanaman Modal dan Sistem Informasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi Babel, Ermedi membenarkan hal itu.

"Realisasi investasi kita tahun lalu Rp4,2 triliun. Namun belum mencapai targetkan nasional Rp6,85 triliun," kata Ermedi, Kamis (30/1).

Tidak tercapainya target tersebut menurut Ermedi dikarenakan target yang ditetapkan pusat untuk investasi di Babel terlalu tinggi.

"Tidak ada yang memengaruhi target nasional investasi kita tidak tercapai. Ini lebih dikarenakan target nasionalnua terlalu tinggi," tambahnya.

Adapun investasi Rp4,2 triliun ini rinciannya adalah Penanaman Modal Asing (PMA) Rp1,3 triliun, dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp2,9 triliun.

"Nilai investasi mencapai Rp4,2 triliun ini meliputi 427 proyek untuk PMDN, dan 206 proyek untuk PMA," ungkap dia.

Sektor yang diinvestasikan para investor di Babel tahun lalu adalah telekomunikasi, trasportasi, gudang, perkebunan dan pertambangan.

"Dominanya investasi di bidang perkebunan sedangkan pertambangannya hanya 13 persen," tuturnya.

Untuk PMA, investor terbanyak dari Malaysia yakni 63 persen disusul Tiongkok 23 persen.

Ermedi menambahkan untuk tahun ini, pihaknya menargetkan nilai investasi Rp1,9 triliun. Target ini meningkat dari target tahun sebelumnya.

Ia menambahkan dari nilai investasi Rp4,2 triliun yang ditanam para investor di Babel dengan berbagai sektor usaha mampu menyerap 3.025 tenaga kerja.

baca juga: Dua Pengemplang Pajak Diserahkan ke Kejari Sidoarjo

"Untuk investasi PMA ada 818 tenaga kerja yang terserap. Sedangkan untuk PMDN 2207 tenaga kerja. Kita harap untuk di tahun depan akan menyerap tenaga kerja lokal lebih dari itu,"  ungkap dia.

Adapun soal virus korona, Pemprov Babel belum bisa memastikan bagaimana iklim investasi di wilayahnya, terutama terkait investor dari Tiongkok. (OL-3)

 

Baca Juga

MI/Ramdani

Positif Korona di NTT Bertambah jadi 1.298 Kasus

👤Palce Amalo 🕔Rabu 02 Desember 2020, 22:10 WIB
KASUS positif Korona bertambah lagi 24 orang di Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (2/12) malam sehingga menambah total kasus korona di...
MI/Bayu Anggoro

Kang Emil Imbau Jangan Kunjungi Bandung Raya

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 02 Desember 2020, 21:56 WIB
Pertama kalinya Kota Bandung jadi zona...
MI/Dwi Apriani

Sumsel-Jatim Teken MoU Kerja Sama Misi Dagang dan Investasi

👤Dwi Apriani 🕔Rabu 02 Desember 2020, 21:55 WIB
PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan dan Jawa Timur (Jatim) melangsungkan Memorandum of Understanding (MOU) Kerjasama Pembangunan Daerah di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya