Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA dari 286 penderita demam berdarah dengue (DBD) di Nusa Tenggara Timur (NTT) meninggal dunia.
Ketiga korban DBD tersebut berasal dari dari Kabupaten Lembata, Sikka, dan Alor.
Bahkan, Pemerintah Kabupaten Sikka langsung menetapkan kasus tersebut sebagai kejadian luar biasa (KLB). Dari 22 kabupaten dan kota di NTT, 10 kabupaten dan kota di antaranya melaporkan wabah DBD, dengan jumlah pasien terbanyak di Sikka 159 orang dan Lembata 37 kasus.
Selanjutnya Flores Timur sebanyak 30 kasus, Kota Kupang 26 kasus, Alor dan Manggarai Barat masing-masing delapan kasus, Ende lima kasus, Timor Tengah Selatan empat kasus, Sumba Timur dua kasus, dan Sumba Barat Daya satu kasus.
Seluruh pasien DBD dirawat intensif di rumah sakit di setiap kabupaten.
Kepala Dinas Kesehatan NTT Dominikus Minggu minta masyarakat segera memberantas sarang nyamuk di lingkungannya masing-masing dengan melakuan 3M Plus yakni menguras dan menutup tempat penampungan air serta mendaur ulang barang-barang bekas yang dapat menampung air.
Selain itu, masyarakat perlu tahu gejala DBD yakni demam 2-7 hari dan biasanya mencapai 39 derajat celcius, nyeri otot dan tulang, nyeri
kepala dan gejala yang sering muncul ialah timbul bintik-bintik merah pada kulit. Apabila ada geja seperti itu pada penderita, segera dibawa
ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan dan pengobatan. (OL-2)
KASUS demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung, pada Maret mengalami peningkatan dibandingkan Februari.
SEPANJANG periode Januari hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 44 warga di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, positif terserang Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kemitraan ini bertujuan untuk memperkuat pencegahan, kesiapsiagaan, dan ketahanan masyarakat terhadap bahaya demam berdarah melalui aksi nyata berbasis komunitas.
Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya petugas kesehatan dan beberapa puskesmas harus terlibat menggerakan masyarakat supaya lingkungan bersih.
Kementerian Kesehatan menerapkan teknologi Wolbachia untuk menekan penyebaran demam berdarah dengue (DBD).
Data menunjukkan bahwa kelompok umur 15-44 tahun menyumbang 42% dari total kasus dengue, sementara 41% kematian justru ditemukan pada anak-anak usia 5-14 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved