Senin 20 Januari 2020, 06:30 WIB

Banjir Bandang di Bengkulu Tewaskan Empat Orang

Cindy Ang | Nusantara
Banjir Bandang di Bengkulu Tewaskan Empat Orang

Dok MI
Ilustrasi

 

EMPAT orang meninggal dunia akibat jembatan gantung putus diterjang banjir bandang di wilayah Desa Manau Sembilan II, Kabupaten Kaur, Bengkulu, Minggu (19/1) sekitar pukul 15.00 WIB. Sementara itu, enam orang dinyatakan hilang.

"Ada 17 warga selamat setelah terjatuh dari Jembatan Gantung Cawang yang putus akibat terjangan banjir bandang," ucap Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Agus Wibowo dikutip dari Antara, Senin (20/1).

Agus membeberkan data korban jiwa meninggal dunia, data orang hilang dan warga selamat.

Adapun korban jiwa meliputi warga Desa Manau IX/2 Emilia binti Minut dan Yeni binti Kamharudin. Lalu warga Desa Bungin Tambun Pio bin Didi dan warga Desa Pulau Panggung Peri Rahman bin Tisri.

Baca juga: Gempa 6,6 SR Guncang Sulut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Kemudian data orang hilang dan dalam pencarian antara lain warga Desa Bungin Tambun III Mika binti Sus, warga Desa Bungin Tambun II Intan Guspani binti Indi, warga Desa Rigangan Migi bin Jon Armada. Adapula warga Desa Tanjung Ganti I Gok bin Junar, warga Desa Pulau Panggung Ipan bin Ujang dan Viki bin Ida.

Sementara 17 warga selamat yakni warga Desa Bungin Tambun III Arif bin Anudi, Cici binti Julianto dan Dili binti Sisan, warga Desa Guru Agung Cindi binti Arsono, warga Bungin Tambun Candra bin Naya, dan warga Desa Tanjung Kemuning III Sofia Fadila binti Piang.

Adapun warga Desa Simpang III Emi Astuti binti Yanato dan Sherli Oktafia binti Janawarsya, warga Desa Pagar Alam Agung bin Darmawan serta Aldi bin Utik. Kemudian warga Desa Tanjung Iman I Ranti bin Tawan, warga Desa Bungin Tambun II Melia, warga Desa Pulau Panggung Emizer bin Hinterman, Guntara bin Musirman warga Desa Pulau Panggung, Binten bin Litusman, Andi bin Amru dan Dendi bin Sanawi.

Berdasarkan laporan sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaur, banjir bandang dipicu faktor cuaca buruk dan intensitas hujan tinggi sehingga menyebabkan banjir.
 
BPBD Kabupaten Kaur telah mendirikan posko darurat pencarian di lokasi kejadian.

Tim gabungan dari unsur TNI, Polri, Basarnas dan pemerintah daerah setempat masih terus melakukan upaya pencarian bersama. Jumlah kerugian yang ditimbulkan masih dalam proses pendataan. (OL-1)

Baca Juga

dok.ist

Dugaan Pemalsuan Surat PT TGM, Susi Dituntut 5,5 Tahun Bui

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 Juni 2022, 10:30 WIB
SIDANG lanjutan terdakwa Wang Xie Juan alias Susi dan Mahyudin, kembali digelar di PN Palangkaraya,...
Ist/PLN

PLN Bantu Sediakan Fasilitas Sarana Air Bersih kepada 42 Petani Hutan di Desa Dul

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 Juni 2022, 08:28 WIB
Fasilitas sarana air bersih tersebut berlokasi di Bukit Pao dan dimanfaatkan oleh para petani hutan untuk sistem pengairan tanaman dan...
Dok. Papua Edukatif

Gelar Pelatihan Penulisan Artikel, Papua Edukatif Ingin Lahirkan Penulis Andal

👤 Mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 Juni 2022, 08:15 WIB
Kegiatan pelatihan menulis ilmiah ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Papua khususnya soal...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya