Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Kabupaten Bireuen, Aceh H. Saifannur meninggal dunia. Pria yang akrab disapa Haji Saifan menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya Medan, Minggu, 19 Januari pukul 21.10 WIB,
Kabar duka itu disampaikan Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Bireuen, Farid Maulana. Menurutnya, Ketua Umum | DPD II Partai Golkar Kabupaten Bireuen itu menghembuskan nafas terakhir setelah mendapatkan perawatan intensif di RS tersebut.
"Innalillahi wa inna ilaihi raajiuun. Telah berpulang ke rahmatullah Bapak H. Saifannur, S.Sos, Bupati Bireuen, Minggu, 19 Januari pukul 21.10 WIB, di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya Medan," kata Farid kepada Media Indonesia, Minggu (19/1)
Dia menjelaskan, pria kelahiran Alue Krueb 21 Agustus 1956 lalu, dirawat intensif karena penyakit lambung yang dideritanya kembali kambuh.
Baca juga : UEA Tertarik Berinvestasi di Aceh, Pemprov Diminta Berbenah
"(Sakit) beliau lambung," sebutnya.
Terkait dengan rencana pemakaman, hingga kini, pihaknya masih melakukan koordinasi dengan keluarga.
"Semoga arwah beliau diterima disisi Allah SWT dan husnul khatimah. Amin," pungkasnya.
Diketahui, Saifannur dan Muzakkar A Gani sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bireuen Periode 2017-2022. Pasangan yang diusung Partai Golkar, NasDem, dan Demokrat dilantik pada 10 September 2017. (OL-7)
ANCAMAN besar korban penyintas bencana di Aceh bukan hanya rumah yang digulung gelombang banjir bandang pada 24-27 November 2025 lalu.
Fokus pembersihan oleh aktivis 98 di Aceh Utara menyasar pada pekarangan Masjid Assa'adah, Meunasah (balai desa), serta akses lorong desa.
Tidak ada lagi seragam sekolah yang tersisa di Jamat. Siswa mengenakan pakaian warna-warni seadanya hasil pemberian donatur.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Keterisolasian ini memaksa harga durian di tingkat petani terjun bebas. Durian ukuran sedang yang biasanya dihargai Rp8.000 per buah, kini hanya bernilai Rp2.500 per buah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved