Rabu 15 Januari 2020, 10:29 WIB

Kerugian Banjir Grobogan Rp14,7 Miliar

Akhmad Safuan | Nusantara
Kerugian Banjir Grobogan Rp14,7 Miliar

Antara
Warga menyaksikan tanggul bendungan Gelapan yang jebol di Desa Gelapan, Gubug, Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (9/1/2020).

 

KERUGIAN akibat bencana banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah mencapai Rp14,7 miliar. Saat ini status tanggap darurat bencana banjir dicabut dan perbaikan terhadap infrasetruktur mulai dilakukan. Banjir terjadi di 67 desa di tujuh kecamatan di Kabupaten Grobogan, yakni Kecamatan Penawangan, Karangrayung, Godong, Kedungjati, Tanggungharjo, Gubug dan Tegowanu sudah surut dan menyisakan kondisi kerusakan dan kerugian besar.

Ribuan warga korban banjir mulai membenahi dan membersihkan rumah mereka yang sebelumnya terendam. Sementara beberapa alat berat diturunkan dari BBWS Pemali Juana, Pusdataru Provinsi Jateng dan DPUPR Kabupaten Grobogan terus bekerja memperbaiki tanggul sungai yang jebol dan mengakibatkan banjir.

Banjir Grobogan disebabkan jebolnya tanggul yang mencapai belasan titik di Kecamatan Gubug dan Kedungjati. Tepatnya di Desa Glapan sebanyak 3 titik, Ngroto 4 titik, Trisari 5 titik, Papanrejo satu titik, Rowosari 2 titik dan Ringinharjo satu titik.

"Penanganan tanggul jebol juga dibantu oleh berbagai instansi, relawan dan warga, sehingga dapat segera selesai serta banjir tidak terulang lagi," kata Kepala BPBD Grobogan, Endang Sulistyoningsih, Rabu (15/1).

baca juga: Nama Ridwan Kamil Disebut Dalam Sidang Korupsi Pasar Bermartabat

BPBD Kabupaten Grobogan mencatat banjir mengakibatkan 64.251 Jiwa (20.339 keluarga) terkena dampak, 25 sekolah terendam, 3.126 hektar tanaman padi dengan 36,5 hektar di antaranya dalam penyemaian  terendam banjir, 14 kambing dan 700 ekor unggas mati. Selain itu, banjir juga mengakibatkan 20 rumah roboh yakni 19 rumah di Kecamatan Gubug dan 1 rumah di Kecamatan Karangrayung, serta 46 rumah di Kecamatan Gubug mengalami rusak berat.

"Kerugian secara keseluruhan mencapai Rp14,7 miliar dan kini status tanggap darurat bencana banjir sudah dicabut," tambahnya. (OL-3)

Baca Juga

Antara

Doni Monardo: Jangan Nekat Melawan Alam

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 02 Desember 2020, 23:04 WIB
Masih banyak warga yang tidak mau dievakuasi, justru lebih memilih tetap betaktivitas seperti biasa di kawasan rawan bencana...
MI/Ramdani

Positif Korona di NTT Bertambah jadi 1.298 Kasus

👤Palce Amalo 🕔Rabu 02 Desember 2020, 22:10 WIB
KASUS positif Korona bertambah lagi 24 orang di Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (2/12) malam sehingga menambah total kasus korona di...
MI/Bayu Anggoro

Kang Emil Imbau Jangan Kunjungi Bandung Raya

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 02 Desember 2020, 21:56 WIB
Pertama kalinya Kota Bandung jadi zona...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya