Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
PANITIA Imlek dan Cap Go Meh Singkawang akan menampilkan sekitar 800 tatung dari dalam dan luar kota, untuk meramaikan acara perayaan tahun baru. Tatung adalah orang yang dirasuki roh dewa atau leluhur. Raga atau tubuh orang tersebut dijadikan alat komunikasi atau perantara antara roh leluhur atau dewa.
Sekretaris Panitia Imlek dan Cap Go Meh Singkawang, Bong Cin Nen, Kamis (9/1/2020) mengatakan bahwa sampai saat ini sudah ada 813 tatung yang mendaftar untuk tampil dalam perayaan Cap Go Meh.
"Tatung yang terdaftar akan kita verifikasi dan selanjutnya akan kita tampilkan pada Festival Cap Go Meh pada 8 Februari 2020," kata Bong Cin Nen.
Ia mengatakan tahun ini panitia akan menampilkan sekitar 800 tatung dari Singkawang serta daerah luar Singkawang seperti Pontianak, Sungai Pinyuh, Bengkayang, dan Pemangkat. Ada pula dari luar negeri yaitu 11 tatung dari Kuala Lumpur, Malaysia yang akan tampil dalam perayaan Cap Go Meh di Singkawang. Pada kesempatan sama, Ketua Harian Panitia Imlek dan Cap Go Meh Singkawang, Tjhai Leonardi, pawai tatung Cap Go Meh merupakan bagian dari tradisi tolak bala tahunan.
"Untuk melakukan ritual cuci jalan atau tolak bala bisa disaksikan bersama-sama di Jalan Diponegoro seperti tahun kemarin," terang Tjhai.
Panitia menyiapkan tiket menyaksikan pawai untuk wisatawan nasional dan mancanegara dan bisa dipesan mulai sekarang. Kepala Kepolisian Resor Singkawang, AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo, menyatakan bahwa kepolisian sudah menyiapkan upaya pengamanan perayaan Imlek dan Cap Go Meh yang akan berlangsung 23 Januari sampai 9 Februari 2020.
baca juga: Semarang Siagakan 49 Rumah Pompa Antisipasi Banjir
Sekitar 200 personel keamanan akan dikerahkan untuk mengamankan acara perayaan. Kepolisian juga menyiapkan rencana penutupan jalan dan pengalihan arus lalu lintas kendaraan selama masa perayaan untuk meminimalkan kemacetan. (OL-3)
Mengusung konsep yang konsisten sejak tahun lalu, Little Singkawang kembali menghadirkan atmosfer khas perayaan Cap Go Meh ala Kota Singkawang yang sarat tradisi dan nilai budaya.
Cap Go Meh di Singkawang bukan hanya agenda wisata budaya tahunan, tetapi wujud nyata nilai kebersamaan yang sudah mengakar kuat dalam keseharian warganya.
Salah satu hal yang ingin ia sampaikan adalah ihwal polemik pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang sempat menjadi sorotan publik pada masa pemerintahan sebelumnya.
Perayaan Cap Go Meh diselenggarakan Pemprov Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Jakarta diadakan di Kawasan Glodok Pancoran Chinatown, Jakarta Barat.
Mendagri Tito Karnavian menghadiri perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026 di Singkawang. Ia mengapresiasi semangat toleransi dan kebersamaan masyarakat lintas etnis dan agama.
Pementasan Wayang Potehi Sambut Cap Go Meh
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved