Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Bangka Belitung (Babel) tahun ini akan membangun 154 rumah layak huni (rulahu) setiap rumah anggaran pun disiapkan Rp.63 juta.
Kepala Dinas Perkim Babel Rakhmadi mengatakan, dalam kurun waktu dua tahun Perkim bersama Bantuan stimulan rumah swadaya sudah membangun 11.748 unit rulahu.
"Dua tahun lalu jumlah rulahu yang sudah kita bangun sebanyak 11.748 unit tersebar di seluruh kabupaten/kota dengan pembangunan terbanyak di pangkalpinang," kata Rakhmadi usai tatap muka dengan komisi III DPRD Babel. Senin (6/1).
Menurut Rakhmadi untuk tahun 2020 jumlah rulahu yang akan di bangun sebanyak 154 unit terbanyak ada di Kabupaten Bangka Tengah.
"Untuk pembangunan rulahu ini berdasarkan usulan kabupaten/kota kebetulan untuk tahun ini usulan terbanyak kabupaten Bangka Tengah, sedangkan tahun kemarin pangkalpinang,"ujarnya.
Untuk pembangunan 154 rulahu lanjutnya anggaran yang disiapkan hamper sama dengan tahun-tahun sebelumnya Rp63 juta per rumah.
"Anggaran per rumah Rp63 juta, tapi itu bukan hanya APBD saja melainkan juga ada pembangunan dengan APBN melalui bantuan stimulan rumah swadaya,"ungkap dia.
Jika 154 unit tersebut selesai dibangun pada 2020 ini, bearti menurut Rakhmadi masih tersisa 4000 an lebih rulahu lagi.
"Kami targetkan akhir masa kepemimpinan Gubernur Erzaldi Rosman Djohan selesai, maka 4000 unit sisa Rutilahu selesai di bangun," ucap Rakhmadi.(OL-11)
Sektor perumahan menjadi salah satu instrumen strategis Presiden Prabowo Subianto dalam mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Wamen PKP Fahri Hamzah menilai angka backlog perumahan belum bisa dianggap demand riil karena tidak dipetakan dan tidak terkonsolidasi sebagai kebutuhan.
HUNIAN berbasis Transit Oriented Development (TOD) semakin diminati masyarakat. Saat ini pilihan hunian tersebut juga semakin terjangkau.
BTN mulai menggeser wajah bisnisnya dari bank pembiayaan perumahan konvensional menuju ekosistem yang menyatukan hunian, gaya hidup, dan peluang usaha
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
The HUD Institute mengingatkan pemerintah bahwa persoalan perumahan nasional tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan proyek semata
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved