Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Reserse Narkoba Polres Tasikmalaya Kota berhasil mengungkap 56 kasus dan menangkap 63 orang pelaku.
"Barang bukti yang berhasil disita dari kasus itu berupa ganj kering seberat 5,106 kilogram, tanaman ganja 4 pohon, tembakau sintesis 159,3 gram, sabu seberat 82,72 gram, ekstasi 4 butir, pil Benzodiazephame 87 butir dan obat keras 6.642 butir. Sedangkan, untuk minuman keras pabrikan 4.139 botol, miras keras tradisional 1.445 liter," kata Kapolres Tasikmalaya Kota Ajun Komisaris Besar Anom Karibianto, Selasa (31/12/2019).
Menurutnya, peredaran miras diawal tahun ini akan terus diawasi agar masyarakat tidak lagi mengkonsumsi, termasuk penjualan juga akan terus dirazia untuk menekan korban jiwa. Karena, miras oplosan yang beredar selama ini dapat menimbulkan orang sakit berujung pada kematian.
baca juga: Saan Mustopa Ajak Warga Karawang Nobar Wayang Golek
"Kami akan terus menggelar razia supaya peredaran miras benar-benar hilang. Termasuk peredarab narkoba," tegasnya. (OL-3)
Seluruh pihak yang diamankan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.
FBI menangkap Ryan Wedding, eks atlet Olimpiade Kanada yang jadi gembong narkoba. Diduga pimpin kartel lintas negara dengan omzet Rp15 triliun per tahun.
Tersangka diketahui mengelola aktivitas home industry pembuatan tembakau sintetis di lokasi tersebut.
BNN juga mengingatkan target utama peredaran narkoba adalah generasi muda usia produktif (16-35 tahun).
Fakta mengkhawatirkan mengenai infiltrasi narkoba yang kini telah menyusup ke berbagai sektor, mulai dari perkantoran, instansi pemerintahan, hingga lembaga pendidikan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved