Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH kawasan objek wisata di Banyuwangi mulai dipadati pengunjung yang berlibur Natal dan tahun baru 2020 baik domestik maupun mancanegera. Salah satunya, kawasan Pantai Pulau Merah, di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Salah satu staf loket masuk pantai Pulau Merah, Beti Agus Tina, 24, mengatakan kepadatan arus pengunjung terjadi sejak dua minggu yang lalu, jelang perayaan libur Natal dan tahun baru.
"Banyak mas, sudah dari 2 minggu yang lalu, pengunjung terus menerus berdatangan di tempat ini," kata Tina saat dikonfirmasi Media Indonesia, Senin (30/12).
Ia pun menjelaskan, para wisatawan datang dari berbagai daerah di wilayah Jawa Timur, seperti Kabupaten Jember, Situbondo, Bondowoso. Selain itu juga banyak yang dari luar kota bahkan juga luar negeri.
"Kebanyakan mereka itu masih tetangga kabupaten. Masih di wilayah Jawa Timur," tuturnya.
Data dari petugas administrasi, tercatat dari bulan Januari hingga Desember 2019, ada sekitar 232.695 pengunjung yang datang ke Pulau Merah. Dari data tersebut, sebanyak 2.288 orang berasal dari luar negeri.
"Kalau yang dari luar negeri juga banyak, cuma saya tidak tahu mereka itu dari mana," ucapnya.
Baca juga: Banyuwangi Sukses Kembangkan Pariwisata Berbasis Masyarakat
Seperti diketahui, Pantai Pulau Merah yang terletak di Kecamatan Pesanggaran merupakan salah satu destinasi favorit di Banyuwangi dengan tempat bersih dan keindahan pesona ombak.
Selain itu, ombak di Pantai Pulau Merah pun menjadi incaran para peselancar.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata My Bramuda mengatakan pada libur Natal dan tahun baru (Nataru), pihaknya akan memberikan pelayanan ramah kepada penyandang disabilitas.
"Jadi maksud ramah disini adalah setiap destinasi akan memberikan pelayanan khusus kepada para wisatawan, utamanya mereka yang difabel," kata Bramuda kepada Media Indonesia.
Penyandang disabilitas selain diberikan pelayanan secara berbeda juga mendapat akses gratis masuk destinasi.
"Pertama, jadi teman-teman difabel yang masuk di destinasi akan kami gratiskan, yang kedua pelayanan pengantaran. Jadi di sana nanti ada pelayanan pengantaran, seperti kursi roda serta peralatan lainnya kepada mereka," imbuhnya.
"Jadi, ini yang kita lakukan sehingga bukan hanya sekadar berekreasi, tapi memberikan kesempatan kepada teman-teman difabel yang memerlukan," tuturnya.
Bram juga menambahkan pelayanan khusus tersebut menjadi brand baru terhadap destinasi wisata yang ada untuk menarik kunjungan wisatawan difabel supaya merasa nyaman saat berlibur ke Banyuwangi.
"Ini membawa brand baru bagi Banyuwangi untuk menjadi wisata yang ramah," ucapnya.
Selain itu, pihaknya akan mewajibkan setiap destinasi di Banyuwangi membuat posko-posko pelayanan kesehatan serta memperketat pengamanan lokasi, sehingga keamanan dan kesehatan wisatawan terjamin.
"Berbagai destinasi kita wajibkan untuk membuka posko pelayanan keamanan maupun kesehatan. Jadi ini merupakan pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya.(OL-5).
Penyerahan ini menjadi langkah konkret negara dalam memberikan kepastian hukum atas penguasaan dan pengelolaan lahan hutan.
Bosan dengan Bali? Temukan 7 destinasi WFA terbaik di Indonesia tahun 2026. Panduan lengkap infrastruktur internet, biaya hidup, dan komunitas digital nomad.
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang meminta SPPG membuat perjanjian tertulis dengan sekolah penerima manfaat terkait batas waktu konsumsi Makan Bergizi Gratis.
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menegaskan kepala SPPG dilarang memaksa sekolah menerima Makan Bergizi Gratis. Program MBG bersifat sukarela dan menyasar yang paling membutuhkan.
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menegaskan kepala SPPG wajib rutin ke sekolah penerima MBG agar data valid dan kasus sekolah kosong seperti di Madura tak terulang.
Wakil Ketua Umum MUI Banyuwangi, Sunandi Zubaidi, mengecam aksi biduan seksi yang berjoget erotis di panggung peringatan Isra Mikraj.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Program Stay 24 Hours diberlakukan selama 1 hingga 28 Februari 2026 sebagai promosi awal, seiring dengan pertama kalinya inovasi layanan ini digencarkan oleh Next Hotel Yogyakarta
Kolaborasi lintas pelaku industri pariwisata dinilai berperan dalam memperluas akses wisatawan Indonesia ke berbagai destinasi regional.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Arus wisatawan ke Ragunan sudah mulai terlihat sejak hari pertama libur panjang dan bertahan pada tren yang stabil hingga akhir pekan.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved