Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
FENOMENA alam gerhana matahari cincin dapat telihat jelas di langit Mbay, Kabupaten Nagekeo, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, Kamis (26/12).
Namun, fenomena langka ini hanya terlihat sekitar 48% ketika fase puncak bulan menutupi matahari.
Gerhana matahari mulai terlihat di langit sejak pukul 13.00 Wita saat kondisi langit lagi cerah. Kondisi keterbatasan alat untuk melihat gerhana maka harus dimodifikasi lensa standar APSC 250 mm berupa penambahan kaca gelap agar dapat merekam gerhana matahari.
Fase puncak gerhana terjadi sekitar pukul 14.00 Wita dengan bulan meutupi matahari dengan penampakan sekitar 48%. Awan tipis pada waktu terjadi gerhana membuat pemandangan gerhana sangat eksotik.
Gerhana matahari ini berlangsung kurang lebih tiga setengah jam dan berakhir sekitar pukul 15.36 Wita. Fenomena langka ini membuat sejumlah pelajar di Mbay antusias menikmati gerhana dengan kaca gelap karena berlangsung di sela-sela liburan Natal.
Baca juga: Sukabumi Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 5
Toyam, salah satu siswa SMP, mengaku senang kerena bisa menyaksikan fenomena langka dan unik tersebut.
"Saya sangat senang karena bisa menyaksikan fenomena langka ini di langit Nagekeo walaupun hanya sebagian dan sebelumnya saya pernah saksikan di Papua pada 2016. Teori yang saya dapat di sekolah saya puas bisa lihat langsung," katanya.
Gerhana matahari ini terjadi saat bulan berada segaris dengan bumi dan matahari serta berada pada titik terjauh dari bumi. Ini akan menyebakan piringan bulan akan terlihat lebih kecil dari matahari dan tidak akan menutupi piringan matahari sepenuhnya sehingga akan terlihat seperti cincin.
Berbeda dari NTT, beberapa wilayah lain di Indonesia seperti Medan dan Kalimantan bisa menimatinya secara penuh gerhana ini atau gerhana cincin.
Gerhana matahari terakhir terlihat pada 9 Maret 2016 di langit Sumba, NTT. Tidak direkomendasikan untuk melihat langsung gerhana matahari karena intesitas yang kuat dan dapat merusak mata sehingga harus menggunakan antara lain kaca mata matahari atau filter solar, proyektor binocular. (OL-1)
Fenomena astronomi langka akan kembali terjadi: Gerhana Matahari Total diprediksi melintasi sejumlah wilayah Eropa hingga kawasan Arktik pada 12 Agustus 2026.
NASA menyebut durasi totalitas gerhana matahari pada 2 Agustus 2027 diperkirakan mencapai sekitar 6 menit 23 detik.
Fenomena pertama gerhana matahari cincin dijadwalkan terjadi pada 17 Februari 2026.
Dua gerhana Matahari pada 2026 menjadi bagian dari siklus alam yang terus berulang. Meski tidak semua wilayah dapat menyaksikannya secara langsung, fenomena ini tetap menarik
BUMI akan disuguhkan dua fenomena gerhana matahari yang spektakuler, yakni Gerhana Matahari Cincin (Ring of Fire) dan Gerhana Matahari Total. Simak tanggalnya
Mulai 2026 hingga 2028 akan terjadi enam gerhana Matahari beruntun, terdiri dari gerhana total dan cincin api. Simak jadwal, lokasi, dan fakta menariknya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved