Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
BULOG Sub Divre Bangka memastikan kosongnya stok gula pasir di gudang Bulog tidak akan menyebabkan kelangkaan dan mempengaruhi harga gula pasir di daerah tersebut. Kepala Bulog Sub Divre Bangka, Taufiquromah mengatakan saat ini stok gula pasir sebanyak 500 ton di gudang sudah habis sehingga stok kosong.
"Sudah seminggu ini stok gula pasir kita kosong. Biasanya stok gula masuk 500 ton. Tapi sekarang sudah habis," kata Taufiquromah, Selasa (24/12/2019).
Pihaknya sudah mengajukan permohonan untuk pasokan gula pasir dari pusat. Namun hingga saat ini belum ada persetujuan sehingga belum bisa dipastikan kapan stok gula pasir masuk.
"Kita sudah menyampaikan usulan untuk tambahan gula pasir, tapi hingga saat ini belum ada informasi kapan pasokannya masuk," ujarnya.
baca juga: Ketika Suara Rebana Bergaung di Gereja
Kendati stok kosong, menurutnya tidak berpengaruh terjadinya kelangkaan yang memicu kenaikan harga gula. Sebab gula pasir yang ada di distributor mencukupi untuk memenuhi kebutuhan gula pasir di Babel. Sementara untuk stok beras medium di gudang sebanyak 1.800 ton mencukupi untuk beberapa bulan ke depan. (OL-3)
Makanan manis sederhana dapat memicu fluktuasi gula darah yang tidak stabil. Dampaknya, rasa lapar akan muncul lebih cepat saat sedang menjalankan ibadah puasa di siang hari.
Tubuh membutuhkan gula dalam jumlah cukup, tetapi konsumsi berlebihan bisa meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.
Asupan gula berlebih bukan sekadar masalah kalori, melainkan ancaman bagi metabolisme anak yang masih dalam tahap perkembangan.
Kandungan gula yang disamarkan ini sering ditemukan pada jenis makanan ultraprocessed food (UPF).
Gula dapat merangsang pelepasan serotonin dan endorfin di otak, yaitu zat kimia yang membuat perasaan lebih nyaman dan bahagia.
Serangan jantung kerap dikaitkan dengan kebiasaan merokok, jarang berolahraga, atau pola makan yang buruk.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved