Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 29 rumah penduduk dan satu tempat ibadah disambar petir dan puting beliung di lokasi berbeda di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Jumat (20/12).
Satu rumah di antaranya hangus terbakar, milik Nalsun Mbau, 40, warga Dusun Aduoen, Desa Boni, Kecamatan Rote Barat Laut.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut karena saat kejadian, penghuni rumah tidak berada di rumah.
"Awalnya petir menyambar sebuah pohon lontar dan mengenai rumah," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rote Ndao, Diksel Haning saat dihubungi lewat telepon, Jumat (20/12).
Petir juga mengenai tiga rumah lainnya di dusun tetangga, yakni Dusun Boni, namun tidak sampai terbakar yakni rumah milik Mersi Henuk, Putri Henuk, dan Yusuf Mbuik. Satu rumah lagi di Desa Oebole, Kecamatan Rote Barat Laut juga dilaporkan terbakar akibat petir.
"Warga yang rumahnya kena sambar petir dan hangus terbakar saat ini menumpang di rumah keluarga," ujarnya.
Sedangkan rumah penduduk yang terkena puting beliung terdapat di Desa Oenitas, Kecamatan Rote Barat. Menurut Diksel Haning, di lokasi itu tercatat 24 rumah rumah penduduk mengalami kerusakan serius akibat puting beliung, termasuk satu rumah ibadah.
"Ada rumah yang atapnya diterbangkan angin sampai radius 100 meter, yang hampir sebagian rumah rusak dan juga fondasi rumah retak," kata Diksel Haning.
Dia mengaku bersama pegawai BPDB lainnya, camat, kepala desa dan warga masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan pendataan atas kerusakan yang ditumbulkan puting beliung dan petir tersebut. Mereka juga melakukan edukasi kepada warga untuk melakukan penyelamatan diri saat terjadi petir dan puting beliung.
"Estimasi kerugian lebih dari Rp100 juta," ujarnya. (OL-11)
Geminid dikenal menghasilkan meteor yang bergerak lebih lambat dan terkadang berwarna-warni. Fenomena ini dapat dinikmati dengan baik oleh pengamat di wilayah Asia Tenggara
Fenomena-fenomena ini dapat disaksikan di berbagai belahan dunia, termasuk sebagian wilayah Asia dan Indonesia untuk beberapa peristiwa.
Langit berwarna oranye pekat terlihat di sejumlah wilayah Jawa Timur dan sempat ramai diperbincangkan di media sosial.
Hujan meteor Geminid akan mencapai puncaknya pada malam 13-14 Desember 2025 (Sabtu-Minggu). Fenomena astronomi tahunan ini bisa disaksikan dari berbagai belahan duni
Informasi ini membantu ilmuwan memahami masa depan aktivitas tektonik, kestabilan medan magnet, dan bagaimana Bumi terus berubah dari waktu ke waktu.
Meteor dapat terlihat menyala sepanjang langit, tetapi jumlahnya terlihat paling banyak saat konstelasi Geminid sudah tinggi di langit sekitar tengah malam hingga 02.00-03.00 WIB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved