Rabu 18 Desember 2019, 20:35 WIB

Dua Wisatawan Tenggelam di Pantai Slili Gunung Kidul

Agus Utantoro | Nusantara
Dua Wisatawan Tenggelam di Pantai Slili Gunung Kidul

( ANTARA/HO- SAR Linmas II Gunung Kidul)
SAR Linmas Korwil II Gunung Kidul, Yogyakarta memberikan pertolongan kepada salah satu korban tenggelam di Pantai Sanglen.

 

DUA wisatawan tenggelam saat bermain air di Pantai  Slili, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunung Kidul, Marjono, di Gunung Kidul, Rabu (18/12), mengatakan, dua wisatawan yang tenggelam, yakni Ahmad Mustofa, 20, warga Cabean Wetan, Karang Duren, Tengaran, Semarang, dan Pardi, 43, warga Pule Gundes, Sidoharjo, Tepus.

"Saat ini, tim pencarian dan penyelamatan (SAR) masih melakukan pencarian dua korban tenggelam," kata Marjono.

Ia mengatakan, kejadian berawal saat Ahmad yang bermain di Pantai Slili bersama rombongan dari Salatiga. Saat itu, korban menyewa 'bodyboard', dan bermain sendiri ke tengah laut sekitar 15.30 WIB.

Nahas, korban bermain di area 'rip current' yang menyebabkan korban terseret arus dan terlepas dari bodyboard dan tenggelam.


Baca juga: Setiap Tahun Penderita Katarak di Indonesia Bertambah 240 Ribu


Tim SAR yang mengetahui ada korban tenggelam langsung melakukan pencarian. Tim SAR satlinmas mengupayakan pencarian sebanyak 60 personel dibagi tim darat, tim laut, dan penyelaman.

"Korban belum memahami laut selatan, karena asik bermain di air, korban masuk dalam rip current," katanya.

Ia mengatakan, pencarian menggunakan kapal sementara dihentikan karena sudah malam. Untuk tim darat tetap melakukan pencarian sambil menunggu ombak pasang.

"Kami rencananya pencarian lewat jalur laut akan dilanjutkan pada Kamis (19/12) pagi. Malam ini, kami hentikan pencarian karena sudah malam," kata Marjono.

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunung Kidul, Surisdiyanto, menambahkan, kecelakaan laut yang melibatkan wisatawan bukan yang pertama kali. SAR Linmas sudah memberikan peringatan dan imbauan kepada wisatawan agar tidak bermain di area berbahaya.

"Petugas sering kali mengimbau tetapi sering tidak dihiraukan. Kami juga sudah memasang larangan mandi di laut, khususnya di lokasi yang berbahaya," katanya. (Ant/OL-1)

 

Baca Juga

MI/Gabriel Langga

Pedagang Takjil di Beru Diserbu Pembeli

👤Gabriel Langga 🕔Minggu 18 April 2021, 09:44 WIB
Selain umat muslim yang akan berbuka puasa, warga nonmuslim juga ikut menyerbut dagangan yang berupa es buah, es cendol, gorengan, aneka...
MI/Agus Utantoro

10 Perupa Ikuti Memotret Yogyakarta Kini

👤Agus Utantoro 🕔Minggu 18 April 2021, 08:29 WIB
Para perupa menunjukkan keahlian mereka dalam melukis dengan mempraktikkan gaya dan karakter masing-masing dalam menangkap secara cepat...
dok.Hipmi Banten

Ini Gagasan Rifky Hermiansyah Majukan BPD HIPMI Banten

👤Wibowo Sangkala 🕔Minggu 18 April 2021, 08:00 WIB
Rifky Hermiansyah menjadi orang pertama mengambil Formulir Calon Ketua Umum BPD HIPMI...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Maksimalkan Target di Ajang Pramusim

EMPAT tim semifinalis Piala Menpora, yakni PSS Sleman, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSM Makassar, akan memaksimalkan turnamen pramusim sebelum berlanjut ke Liga 1

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya