Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PROSES pengosongan lahan di Tamansari, Kota Bandung, Jawa Barat, sempat ricuh dan diwarnai tembakan gas air mata, Kamis (12/12). Lantaran, massa yang mengatasnamakan warga Tamansari itu menahan alat berat.
Kericuhan tidak berlangsung lama karena polisi mengamankan situasi. Pengosongan lahan pun berjalan tertin dan lancar dikawal petugas Satpol PP.
Kepala Bidang Penegakan Hukum Daerah Satpol PP Kota Bandung Idris Kuswendi menuturkan, Pemkot Bandung telah memberi kelonggaran waktu bagi sebagian warga yang bertahan di Tamansari, namun tidak dimanfaatkan dengan baik. Dilokasi penggusuran Tamansari sebagian besarnya sudah pindah ke Rusunawa Rancacili. Hanya tersisa 11 warga yang masih bertahan.
''Kami sudah bayangkan masalah itu, kami pikirkan, pemerintah sifatnya regulasi. Sudah kita pikirkan dan diberi ruang longgar, tapi warga tak memanfaatkan baik dan benar,'' katanya.
Sementara itu, perwakilan kuasa hukum warga dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandung Rifki Zulfikat sempat berdebat dengan Satpol PP yang akan melakukan penertiban.
Dia menilai eksekusi lahan tersebut tidak sesuai dengan prosedur hukum. Pasalnya, warga sudah membawa kasus ini ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung terkait izin lingkungan pembangunan rumah deret dan saat ini proses hukum sedang berjalan.
Dia menegaskan, pembongkaran dan pengosongan isi rumah warga Tamansari dilakukan secara paksa, dadakan, dan tanpa pemberitahuan waktu yang jelas. Selain itu, dia menyayangkan tindakan kekerasan yang terjadi selama proses penertiban.
''Akses menuju rumah warga dirusak. Warga yang belu, setuju, sudah kena bongkar rumahnya. Itu tindakan sangat serampangan yang dilakukan aparat Satpol PP. Di proses ini, serangkaian kekerasan terjadi. Yang menjadi korban proses pembangunan ini adalah warga yang masih bertahan,'' kata Rifki. (OL-11)
Kampanye itu menjadi ajakan gotong royong membangun negeri melalui bangunan yang kokoh dan tahan lama demi masa depan Indonesia yang lebih kuat.
UNIVERSITAS Teknologi Bandung (UTB) menegaskan komitmen untuk meningkatkan kualitas tenaga pengajar dengan mendorong dosen melanjutkan pendidikan dan kuliah ke luar negeri.
Dengan pembaruan pendidikan, tokoh terdidik seperti Soekarno dan Sutan Sjahrir lahir dan menjadi pelita bagi masyarakatnya.
Idrus menyampaikan bahwa Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, telah menginstruksikan seluruh kader partai untuk berada di barisan terdepan dalam mengawal program pemerintah.
Menjadi bagian dari perjalanan panjang bangsa, BUMD ini menanamkan pondasi bagi masa depan kota dan warganya.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved