Jumat 06 Desember 2019, 19:29 WIB

Usai Unjuk Rasa, Massa Ormas di Surakarta Saling Serang

Wiidjajadi | Nusantara
Usai Unjuk Rasa, Massa Ormas di Surakarta Saling Serang

MI/Widjajadi
Pasukan Brimob dan petugas Dalmas Polresta Surakarta bubarkan massa ormas yang bentrok

 

GABUNGAN anggota Pagar Nusa dan Banser bentrok dengan massa ormas Islam yang baru saja pulang unjuk rasa menuntut proses hukum bagi KH Ahmad Muwafiq di Polresta Surakarta, Jumat (6/12) petang.

Aksi saling lempar batu dan kayu itu terjadi persis di depan kantor sekretariat PC Nahdlatul Ulama di Jl Honggo Wongso, Serengan, Surakarta.

Namun bentrok tidak melebar dan cepat diakhiri oleh pasukan anti huru hara dari Brimob dan Dalmas Polresta Surakarta. Tidak ada korban jiwa dalam bentrok sesaat itu.

Peristiwa bentrok saling lempar batu dan kayu yang hanya sesaat iti cukup mencekam, dan membuat takut warga yang melintas di depan kantor PCNU Surakarta. " Ya ini hanya kesalahpahaman saja," tukas Ketua PCNU Surakarta Mashuri.

Yang jelas, ketika massa ormas Islam yang baru saja melakukan aksi unjuk rasa itu, saat pulang melewati depan kantor PCNU yang sudah dikerumuni puluhan anggota Baser dan Pagar Nusa.

Ketika konvoi massa ormas Islam lewat depan kantor NU Surakarta tiba tiba terjadi adu mulut dan berlanjut aksi saling lempar batu dan kayu. Namun karena pasukan Brimob dan Dalmas sudan mengantisipasi sejak awal, bentrok berhasil dibubarkan.

"Saya lihat massa ormas Islam datang mengendarai sepeda motor lewat di kantor PCNU. Kedua massa dari NU dan ormas Islam langsung terlibat bentrok lempar-lemparan batu dan kayu," tutur saksi mata, Wawan, 48.

Suasana bentrok sempat mencekam. Warga banyak yang lari sembunyi takut terkena lemparan batu. Awalnya adu mulut terus terjadi bentrokan.

Ketua NU Surakarta Mashuri mengatakan, Banser dan Pagar Nusa saat sebelum bentrok memang berjaga di kantor PCNU dengan ormas Islam.

Dia mengimbau kepada siapapun yang tidak terima dengan ucapan Gus Muwafiq yang dianggap kontroversial silahkan ambil langkah hukum. Gus Muwafiq sudah meminta maaf secara terbuka ke publik. "Silahkan ambil langkah hukum. Negara ini negara hukum," imbuh dia.

Sementara itu Jubir Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) Endro Sudarsono mengatakan, ada massa yang ikut demo terkait kasus penistaan agama melibatkan Gus Muwafiq di Polresta Surakarta. Kemudian aksi unjuk rasa membubarkan diri.

"Ya kalau ada aksi bentrok itu bukan dari DSKS. Saya tidak tahu, sebelumnya sudah diimbau agar pulang tidak lewat di dekat Kantor PCNU Solo karena sudah ada gerakan massa banyak di situ," ujar dia.

Pada bagian lain  Wakapolresta Surakarta, AKBP Iwan Saktiadi menyatakan, gesekan terjadi akibat salah paham. Ratusan anggota diturunkan di lokasi kejadian untuk mengamankan situasi.

''Kita masih jaga ketat kantor PCNU Solo sebagai upaya antisipasi adanya bentrokan susulan,'' kata Iwan.(OL-11)

 

Baca Juga

Ist

Banjir Rob di Jateng, Human Initiative Bagi Makanan Siap Santap dan Air Bersih

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 09:05 WIB
Di Kawasan Lamicitra Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, para pekerja dipulangkan sebagai antisipasi apabila debit air yang melimpas semakin...
 ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Jaswita Jabar Kembangkan Objek Wisata Baru di Ciwidey

👤Bayu Anggoro 🕔Rabu 25 Mei 2022, 23:40 WIB
Hejo Forest menyajikan wisata alam di Kabupaten...
MI/Ruta Suryana

240 Siswa PAUD dan Orangtua Berkolaborasi Ikuti Lomba Kreativitas

👤Ruta Suryana 🕔Rabu 25 Mei 2022, 23:38 WIB
Pada acara ini ada 3 kegiatan yang dilombakan. Yakni Lomba Peragaan Busana ke Pura, Lomba Simulasi Berlian, dan Lomba Menyajikan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya