Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 58 rumah di Desa Tlahap, Kecamatan Kledung, Temanggung, Jawa Tengah rusak parah diterjang angin kencang pada Selasa (3/12) Malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kepala Dusun Kalianggrung, Desa Tlahab Yaskur mengatakan, sebelum kejadian bencana, wilayahnya diguyur hujan deras disertai angin kecang sejak sekitar pukul 14.00 WIB. Ketika itu sebagian besar warga sedang berada di dalam rumah. Angin bertiup makin kencang menjelang petang, lalu merusak rumah-rumah warga.
''Banyak warga yang ketakutan, sebab saat itu selain hujan yang turun cukup lebat, suara angin itu cukup keras,'' katanya.
Ia menyebutkan, rumah yang rusak akibat terjangan angin kecang tersebut yakni sebanyak 58 rumah. Terdiri dari 43 rumah di Dusun Kalianggrung dan 15 rumah di Dusun Tlahab. Sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap rumah.
Salah seorang warga Dusun Kalianggrung, Sumarno, mengatakan, cuaca sudah mulai berubah sejak sore. Gumpalan awan hitam pekat mulai menutupi langit dan kemudian ia mulai merasakan hawa dingin. Lalu hujan mulai turun. Beberapa saat kemudian, angin kecang datang langsung memporak porandakan rumah-rumah warga.
''Angin datang dari arah timur, sangat kencang. Hanya beberapa menit saja tapi mengakibatkan kerusakan yang cukup parah,'' tuturnya.
Ia berharap, ada bantuan dari pemerintah, sehingga rumah yang mengalami kerusakan akibat bencana alam ini bisa segera diperbaiki.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi mengaku belum menerima laporan terkait bencana angin di Desa Tlahap tersebut. (OL-11)
Geminid dikenal menghasilkan meteor yang bergerak lebih lambat dan terkadang berwarna-warni. Fenomena ini dapat dinikmati dengan baik oleh pengamat di wilayah Asia Tenggara
Fenomena-fenomena ini dapat disaksikan di berbagai belahan dunia, termasuk sebagian wilayah Asia dan Indonesia untuk beberapa peristiwa.
Langit berwarna oranye pekat terlihat di sejumlah wilayah Jawa Timur dan sempat ramai diperbincangkan di media sosial.
Hujan meteor Geminid akan mencapai puncaknya pada malam 13-14 Desember 2025 (Sabtu-Minggu). Fenomena astronomi tahunan ini bisa disaksikan dari berbagai belahan duni
Informasi ini membantu ilmuwan memahami masa depan aktivitas tektonik, kestabilan medan magnet, dan bagaimana Bumi terus berubah dari waktu ke waktu.
Meteor dapat terlihat menyala sepanjang langit, tetapi jumlahnya terlihat paling banyak saat konstelasi Geminid sudah tinggi di langit sekitar tengah malam hingga 02.00-03.00 WIB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved