Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
AWAL musim penghujan, sebanyak 146 rumah terdampak pergerakan tanah, tepatnya di Kampung Babakan, Desa Pusparahayu, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Camat Puspahiang, Zalkaf mengatakan dari 146 rumah yang terdampak tanah bergerak, 40 rumah mengalami rusak berat, sedang dan ringan. Kini seluruh warga penghuni 146 rumah telah mengungsi.
Ia menambahkan pergerakan tanah sudah meluas di Desa Pusparahayu. Kejadian pertama, tanah sudah terbelah dengan panjang lima cm dan kedalaman tiga meter. Dampaknya menyebabkan 40 rumah mengalami kerusakan, terutama pada dinding tembok. Sedangkan, petugas relawan di setiap desa tetap berupaya menyosialisasikan agar masyarakat tetap waspada.
"Kami sudah melaporkan kejadian pergerakan tanah itu pada pemerintah. Kini, masih banyak warga masih bertahan di pengungsian sambil menunggu petugas dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi, Bencana, Geologi (PVMBG)," ujar Zalkaf.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Wawan Ridwan Effendy mengatakan, hujan deras yang terjadi selama dua hari pada awal Desember menyebabkan 164 rumah di Desa Pusparahayu, Kecamatan Puspahiang dalam kondisi terancam akibat tanah bergerak.
baca juga: Inilah UMK Provinsi Jawa Barat Berlaku 1 Januari 2020
"Kami meminta agar masyarakat harus tetap waspada jika terjadi hujan dalam waktu dua jam. Dan harus diwaspadai bersama mengingat hujan turun bisa menyebabkan banjir, longsor. Petugas harus tetap menyosialisasi terutama di daerah rawan bencana agar mencegah korban jiwa," ujar Wawan. (OL-3)
Pergerakan tanah di wilayah itu berdampak terhadap 10 kepala keluarga. Saat ini, mayoritas penyintas mengungsi di rumah kerabat, bahkan ada yang menyewa atau mengontrak rumah.
Bencana itu juga menyebabkan 48 rumah mengalami rusak ringan, sedang dan berat.
Bangunan rumah yang dulu jadi tempat, berlindung, kini hanya menyisakan kenangan dan puing-puing.
Pergerakan tanah dipicu aliran air sungai yang mengikis tebing. Ditambah kondisi tanah yang memang labil
Badan Geologi membuat Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah untuk memberikan panduan kepada masyarakat dan pemerintah daerah lokasi yang berpotensi rawan pergerakan tanah di Jabar.
HUJAN deras yang mengguyur wilayah Desa Lawen, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah selama tiga hari berturut-turut memicu terjadinya pergerakan tanah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved