Headline
Mantan finalis Idola Cilik dan kreator konten juga memilih menikah di KUA.
Mantan finalis Idola Cilik dan kreator konten juga memilih menikah di KUA.
Ketegangan antara Thailand dan Kamboja meningkat drastis sejak insiden perbatasan
SEKTOR pariwisata di Bangka Belitung (Babel) diyakini akan terus maju seiring dengan bertambahnya destinasi wisata dan pengembangan pariwisata.
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Babel, Abdul Fatah yang mengaku, optimistis sebab saat ini potensi pariwisata di Babel sudah mulai dimanfaatkan dan dikelola, hanya saja perlu masukan dan pemikiran untuk pengembangannya.
"Karena itu kita menggelar berbagai kegiatan termasuk lokakarya pengembangan pariwisata di berbagai daerah di Indonesia, diantaranya
Jakarta dan Yogyakarta," kata Wagub, dalam lokakarya pengembangan pariwisata Babel, di Yogyakarta, Selasa (26/11).
Berbagai upaya sebutnya, telah dilakukan oleh pemerintah daerah, meskipun masih ada beberapa hal yang perlu dilakukan.
"Provinsi belum punya rencana induk pariwisata yang diperdakan, sudah kita ajukan tetapi belum tuntas dibahas di DPRD, kalau ini sudah ada menjadi payung hukum dalam intervensi anggaran untuk pengembangan pariwisata," tukasnya.
Hal lainnya, sebut Wagub, seperti sumber daya manusia, infrastruktur akan secara terus menerus dipenuhi agar pariwisata Babel lebih maju.
"Kalau disamakan dengan Yogya, memang kita ndak bisa, karena beda, Babel itu kepulauan, tetapi kita belajar bagaimana mengembangkan pariwisata," sebutnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Lokakarya Pengembangan Pariwisata Babel, Joko Triadhi mengatakan, salah satu tujuan dari kegiatan ini, untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas destinasi pariwisata serta keragaman daya tarik Pariwisata berdasarkan potensi lokal, meminta masukan dari para stakeholder, untuk mengembangkan pariwisata yang sedang tumbuh di Babel.
"Saya berharap Loka Karya ini dapat memberikan suatu rekomendasi untuk ditindaklanjuti dalam mendukung pengembangan industri pariwisata di Babel melalui peningkatan kualitas dan kuantitas destinasi pariwisata serta keragaman daya tarik pariwisata berdasarkan potensi lokal dalam rangka mendukung perekonomian daerah,'' imbuhnya. (OL-11)
INDONESIA, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, menjadi tuan rumah International Islamic Expo (IIE) 2025 ke-15 di JCC Senayan, pada 11-13 Juli.
Monas dapat dioptimalkan sebagai botanical garden atau kebun botani yang memberikan ruang edukasi dan konservasi flora nusantara serta pusat riset tanaman langka khas Indonesia.
Peresmian ini juga menandai lahirnya Hari Festival Desa Wisata Amping Parak, yang akan masuk dalam kalender resmi pariwisata nagari.
Pacu Jalur sendiri diyakini telah ada sejak abad ke-17. Lebih dari sekadar perlombaan, tradisi ini menjadi simbol gotong royong khas bangsa Indonesia.
Audi Sitorus menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba siap mendukung hal-hal yang sifatnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Java Balloon Attraction tahun ini merupakan salah satu agenda unggulan dari rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-200 Wonosobo
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved