Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
HINGGA Senin (25/11) malam, korban keracunan makanan dari Pondok Pesantren Miftahurosyidin Cekelan, Temanggung, Jawa Tengah, terus bertambah.
Total sudah ada 68 orang santri putri yang mengalami gejala muntah, diare, dan dehidrasi. Atas kejadian itu, Dinas Kesehatan setempat menyatakan peristiwa itu sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) Keracunan.
Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Kabupaten Temanggung, Sukamsih, menyebutkan, jumlah korban keracunan yang dirawat di RSUD ada 38 orang.
Selain itu, ada 11 orang santri putri dirawat di Rumah Sakit Gunung Sawo (RSGS) dan 12 orang dirawat di RS PKU Muhammadiyah.
"Namun dari 12 orang yang dibawa ke RS PKU, sembilan di antaranya sudah bisa pilang dan hanya rawat jalan, tiga orang masih opname. Ini ada tambahan tujuh orang lagi yang mengalami gejala mirip keracunan, akan dirujuk ke RSUD Temanggung," kata Sukamsih, Senin malam.
Baca juga: Puting Beliung Hantam Bangunan SMK di Brebes Rata dengan Tanah
Atas kondisi tersebut, menurut Sukamsih, pihak Dinkes Temanggung telah menetapkan status KLB Keracunan. Status KLB itu, menurut Sukamsih, ditetapkan dengan pertimbangan karena jumlah korbannya banyak, kejadiannya sangat mendadak, dan penyebabnya masih belum diketahui.
"Ini sudah ditetapkan KLB keracunan," ujar Sukamsih.
Bidan Desa dari Puskesmas Darmorini, Eni Puji Lestari, mengatakan, pihaknya telah memberi pertolongan pertama pada para korban keracunan, serta melakukan observasi. Para korban juga dibawa ke rumah sakit menggunakan 17 mobil ambulans.
"Kami sudah memberikan pertolongan pertama dan observasi. Untuk penyebabnya masih belum diketahui," ujar Eni. (OL-1)
Puslabfor Mabes Polri melakukan olah TKP lanjutan dan mengambil sampel makanan serta air mineral dalam kasus penemuan tiga jenazah satu keluarga di Warakas, yang diduga keracunan makanan
Polisi menyebut tiga korban satu keluarga yang ditemukan tewas di kontrakan Warakas, Jakarta Utara, mengeluarkan busa dari mulut. Penyebab kematian masih diselidiki.
Polres Metro Jakarta Utara menyelidiki dugaan keracunan makanan yang menewaskan tiga penghuni kontrakan di Jalan Warakas. Polisi masih melakukan olah TKP.
Polisi mengevakuasi tiga jasad korban yang diduga keracunan makanan dari kontrakan di Jalan Warakas, Jakarta Utara, ke RS Polri Kramat Jati dan menunggu hasil uji penyebab kematian.
Seorang ibu dan dua anak ditemukan tewas di rumah kontrakan Jalan Warakas, Jakarta Utara. Polisi mengamankan bungkus makanan dan menyelidiki penyebab kematian.
Tiga anggota satu keluarga ditemukan tewas di rumah kontrakan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Polisi menduga korban mengalami keracunan makanan dan masih menyelidiki kasus ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved