Kamis 21 November 2019, 21:25 WIB

2.959 Jiwa Terdampak Banjir di Solok Selatan

Antara | Nusantara
2.959 Jiwa Terdampak Banjir di Solok Selatan

ANTARA/Erik IA
Banjir menggenangi Kampung Tarandam Nagari Pasar Muaralabuh Kecamatan Sungai Pagu, Rabu (20/11/2019) malam.

 

KEPALA Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, Sumatra Barat, Richi Amran, mengatakan, sebanyak 2.959 jiwa atau 631 kepala keluarga terdampak banjir yang melanda daerah itu, Rabu (20/11) malam.

"Rabu malam atau saat terjadi banjir ada yang mengungsi sebanyak 320 jiwa, tetapi saat ini sudah kembali normal lagi," kata dia di Padang Aro, Kamis (21/11).

Dia mengatakan untuk Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh ada empat Nagari yang terdampak yaitu Pakan Rabaa Timur 90 jiwa dari 30 kepala keluarga.

Selanjutnya Pakan Rabaa 272 jiwa dari 65 kepala keluarga, Pakan Rabaa Utara 30 KK dengan 90 jiwa.

Sedangkan di Kecamatan Sungai Pagu sebanyak 2.507 jiwa dari 506 kepala keluarga yang tersebar di tiga Nagari yang terdampak banjir.

Yang paling banyak terdampak banjir katanya, terdapat Nagari Pasar Muaralabuh dengan 450 kepala keluarga dengan 2.252 jiwa.

Selanjutnya Nagari Pasir Talang Selatan yang terdampak 55 kepala keluarga dengan 250 jiwa serta Nagari Pulakek satu kepala keluarga yang terdapat lima orang didalamnya.


Baca juga: Polisi Periksa Enam Korban Pelecehan Seksual di Tasikmalaya


Dia menyebutkan, untuk rumah warga yang terdampak banjir sebanyak 924 unit yang terendam, sekolah empat unit, dan masjid tiga unit, serta dua jembatan rusak.

"Untuk kerugian akibat banjir Rabu malam yang sudah masuk rekap kami sebesar Rp589 juta," katanya.

Berdasarkan data yang sudah ada, katanya, pihaknya akan mengajukan permohonan bantuan ke BPBD Provinsi.

Untuk saat ini katanya, pemerintah daerah membantu pembersihan lokasi dan menyediakan makan siang untuk korban di Pinti kayu bagi 90 jiwa yang terdampak.

"Untuk korban di Kampung Tarandam pagi tadi kami sudah menyalurkan bantuan sarapan 1.000 bungkus," ujarnya.

Untuk bantuan tenda, katanya, saat ini belum diperlukan, karena tidak ada kerusakan rumah permanen dan semalam hanya banjir genangan di mana saat ini sudah kering dan normal kembali. (OL-1)

 

Baca Juga

MI/Amir MR

Laskar Merah Putih Klaten Bantu Takmir Masjid Alat Pelindung Covid

👤Djoko Sardjono 🕔Minggu 24 Januari 2021, 13:32 WIB
Bantuan alat kesehatan untuk pencegahan covid-19 dibagikan kepada 35 takmir masjid di wilayah Klaten...
MI/Martinus Solo

Pemkab Tambrauw Fokus Kembangkan Budidaya Ikan Air Tawar Nila

👤Martinus Solo 🕔Minggu 24 Januari 2021, 13:21 WIB
Dinas Perikanan menindaklanjuti hal itu dengan sebuah komitmen bahwa di tahun 2021 ini. Pihaknya akan lebih fokus pada pengembangan budi...
MI/Andri W

Puluhan Ribu Dosis Vaksin Sinovac Mulai Diterima Daerah di Jateng

👤Akhmad Safuan 🕔Minggu 24 Januari 2021, 13:16 WIB
Pemantauan Media Indonesia Minggu (24/1), sejumlah daerah di Jawa Tengah seperti Blora, Kudus, Jepara, dan Grobogan mulai menerima Vaksin...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya