Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH wilayah Jawa Tengah yang berpotensi terjadinya longsor kini telah dipasang alat deteksi dini longsor buatan Universitas Gadjah Mada. Salah satunya di dipasang di Kali Talang, Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo didampingi Bupati Klaten, Sri Mulyani, Forkopimda, Dwi Ariani dari Kemen-PUPR, dan pejabat BBWS Bengawan Solo juga meresmikan alat deteksi dini banjir (EWS) di Kali Talang, Bayat, Senin (18/11/2019).
Selain EWS longsor, Ganjar juga membuka Jambore Penthahelix Gotong Royong Sekolah Sungai Klaten dan Jawa Tengah, serta meresmikan Rumah Komunitas di kompleks Rawa Jombor, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten. EWS yang dipasang di Bendung Talang, adalah berbasis website dan masyarakat dengan panel surya sebagai sumber energi. Alat yang dikembangkan oleh Gesang Nugroho dan timnya itu dapat mendeteksi ketinggian air sungai secara realtime.
Gubernur dalam sambutannya menyatakan dukungannya terhadap kegiatan komunitas sungai untuk mewujudkan sungai yang bersih. Gerakan itu bisa meminimalisasi dampak banjir, serta dapat mengembalikan ekosistem sungai. Alat deteksi dini banjir di Bendung Talang, yang dipasang tiga pekan lalu berfungsi dengan baik. Gesang Nugroho mengatakan teknologi yang digunakan ini memanfaatkan teknologi menuju revolusi industri 4.0 berupa internet of thing.
"Saat ini, alat sudah berfungsi dengan baik. Tapi, karena air sungai saat ini masih sangat minim, maka ketinggian air terpantau nol," kata Gesang saat menjelaskan cara kerja EWS kepada Gubernur Ganjar dan para undangan.
baca juga: Ratusan Ribu Penerima PKH Mundur Karena Sudah Mampu
Jambore Penthahelix Gotong Royong Sekolah Sungai Klaten dan Jawa Tengah di Rawa Jombor, diikuti sekitar 250 peserta dari komunitas sungai, aktivis sekolah sungai, dan pihak berkepentingan. Kegiatan ini digelar 18-19 November 2019. (OL-3)
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
BNPB mencatat 140 kejadian bencana alam di Indonesia pada awal tahun 2026 yang didominasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.
MENTERI Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, meninjau jalur kereta api yang kembali terendam banjir di rute Stasiun Pekalongan hingga Sragi, Jawa Tengah, Rabu (21/1).
Lestari mengungkapkan bahwa pada penghujung 2025, sejumlah pakar sebenarnya telah menyampaikan peringatan mengenai potensi hujan lebat, fluktuasi cuaca, serta dampak perubahan iklim.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang menyebut dampak hujan lebat mengguyur setidaknya terdapat 10 kejadian bencana yakni ada 6 kawasan longsor dan 4 kawasan banjir.
MENTERI Perhubungan RI Dudy Purwagandhi meninjau langsung jalur kereta api lintas Pekalongan-Sragi, Jawa Tengah, yang terdampak banjir akibat cuaca ekstrem, Rabu (21/1).
SELAMA lima tahun terakhir, 2019-2023, terjadi bencana hidrometeorologi sebanyak 18.081 kejadian, sebanyak 25% di antaranya merupakan peristiwa bencana angin puting beliung.
Salah satu upaya mencegah dampak bencana ialah membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana).
Direktur Pusat Krisis Kementerian Kesehatan, Dr Sumarjaya menyampaikan Indonesia mempunyai pengalaman berharga dalam menyiapkan tenaga kesehatan cadangan saat menghadapi Covid-19.
SLG memberikan informasi mengenai potensi bahaya gempa bumi dan tsunami di daerah pelaksanaan. BMKG juga membantu pemerintah daerah setempat dengan memberikan Peta Bahaya Tsunami di lokasi.
Terjadi 1.277 kejadian kebakaran di Jakarta sejak Januari hingga Agustus 2023 atau 5 kebakaran di Jakarta setiap harinya.
Berdasar prakiraan BMKG, empat daerah di Sumsel bakal alami hari tanpa hujan (HTH) cukup lama mulai 21 hari hingga 60 hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved