Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
PROYEK Bendungan Temef di Kecamatan Polen, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, dijadwalkan rampung pada 2021, awal lebih awal dari jadwal semula 2022.
"Kita cicil pekerjaan-pekerjaan persiapan yang bisa dilakukan lebih awal, jadi begitu momennya sudah pas, langsung kerja," kata Kepala Teknik PT Waskita Karya, Agasi Yudho, kepada wartawan di Kupang, Sabtu (16/11).
Di antaranya mengurus perizinan dan persiapan material seperti semen dan peralatan lainnya untuk ditempatkan di gudang.
Bendungan Temef dibangun sejak 2018, dibagi dua paket yakni paket satu dikerjakan PT Waskita Karya kerja sama operasional (KSO) PT Bahagia Bangun Nusa meliputi bangunan utama dan pengelak, dan paket dua dikerjakan PT Nindya Karya KSO PT Bina Nusa Lestari meliputi bangunan pelimpah, bagunan fasilitas dan jalan akses.
Baca juga: Dua Terduga Teroris di Sumut Ditembak Mati karena Melawan
Menurut Agasi, sampai Jumat (15/11), progres paket satu telah mencapai 27% dan paket dua telah mencapai sekitar 40%. Untuk penggalian tubuh bendungan, sudah selesai 80%, sisa 20% palung sungai yang belum dikerjakan.
Dia mengatakan, sampai saat ini cuaca di lokasi bendungan cukup mendukung sehingga pekerjaan berjalan lancar.
"Kita juga persiapan pekerjaan timbunan, galian timbunan sudah dilakukan dan tahun depan sudah bisa dilakukan penimbunan," ujarnya.
Temef merupakan satu dari tujuh bendungan yang dibangun pemerintah di NTT, akan menampung air sebanyak 77 juta meter kubik, menjadi bendungan terbesar di daerah itu. Bendungan dengan panjang 550 meter dan tinggi 55 meter ini akan menjadi sumber air baku serta mengairi lahan irigasi seluas 10.000 hektare. (OL-1)
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat akan mendampingi 12 warga Jabar dalam menghadapi kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Sofiani Temba Kanggu, 46, warga Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan hilang saat beraktivitas di Sungai Mondu pada Minggu (22/2).
Struktur batuan yang menjulang dan berlekuk dramatis menghadirkan panorama eksotis yang kerap dijuluki “Grand Canyon”-nya Pulau Sabu
PRODUKSI gabah kering giling (GKG) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sepanjang 2025 hampir menembus angka 1 juta ton. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ketahanan pangan.
SEBUAH kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Jalan Trans Flores, tepatnya di Kampung Roe, Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selain Minyakita, tim juga menemukan harga cabai rawit Rp75.000/kg, bawang merah Rp40.000/kg, bawang putih Rp45.000/kg, daging sapi Rp105.000/kg, daging ayam Rp40.000/kg.
Keduanya diduga terseret arus ke bagian tengah waduk yang lebih dalam.
Upaya mitigasi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari menyiagakan pompa, pengerukan badan air, hingga optimalisasi sistem drainase dan waduk.
Perlu pembuatan sistem pencegahan banjir yang cukup besar seperti waduk atau embung
Penambahan bukaan pintu pelimpah air dilakukan lantaran kian meningkatnya curah hujan di wilayah hulu waduk.
Di tengah kota Jakarta akan dibangun juga sumur-sumur resapan dan biopori agar tanah air di Jakarta ini sendiri juga bertambah.
Seluruh elemen masyarakat Jakarta diimbau dapat turut serta menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved