Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
USAI melakukan rangkaian kunjungan kerja di Provinsi Papua dan Papua Barat, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana melanjutkan kunjungan kerja ke Provinsi Maluku, Senin (28/10) malam..
Dari Bandar Udara Sentani, Kabupaten Jayapura, Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden dan Ibu Negara lepas landas sekitar pukul 17.00 WIT.
Setibanya di Bandar Udara Pattimura, Kota Ambon, Provinsi Maluku, sekitar pukul 19.13 WIT, Presiden Jokowi disambut oleh Gubernur Maluku Murad Ismail, Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Marga Taufiq, Kapolda Maluku Irjen Royke Lumowa, dan Panglima Koarmada III Laksda TNI I Nyoman Gede Ariawan, masing-masing beserta istri.
Baca juga : Presiden Apresiasi Pencanangan Papua Muda Inspiratif
Presiden Jokowi dan Iriana akan bermalam di Ambon dan melanjutkan agenda kerja keesokan harinya.
Turut mendampingi Presiden dan Ibu Negara dalam penerbangan menuju Provinsi Maluku antara lain, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, dan Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Fadjroel Rahman. (OL-7)
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Penanganan kasus dipastikan berjalan paralel, baik dari sisi tindak pidana umum maupun pelanggaran kode etik profesi Polri.
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Proses hukum terhadap tersangka, yang merupakan oknum anggota Brimob berinisial Bripda MS, harus dilakukan secara terbuka tanpa ada upaya menutupi fakta.
Kementerian PPPA tengah melakukan koordinasi dengan dinas setempat terkait kasus anak berinisial AT (14) yang dianiaya oleh anggota Brimob di Tual, Maluku, hingga meninggal dunia.
Kementerian PPPA memastikan koordinasi dengan dinas setempat dan kepolisian terkait kasus anak meninggal dunia diduga akibat kekerasan oknum Brimob di Kota Tual, Maluku.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved