Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Satuan Resnarkoba Polres Kampar Iptu Asdisyah Mursid mengatakan pihaknya kesulitan mengungkap peredaran sabu di Wilayah Kampar, Riau. Sebab, mayoritas peredaran itu masih dikendalikan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) setempat.
"Rata-rata pengedar sabu di Kampar dikendalikan dari lapas hampir 80%. jadi kami kesulitan dan susah untuk menelusurinya," kata Asdisyah, Jumat (4/10)
Saat ini lapas yang ada di Kabupaten Kampar memiliki ruang tahanan dengan kapasitas menampung 600 tersangka. Akan tetapi, jumlah tahanan yang ditampung mencapai 1.800 orang.
"Kalau kami bisa presentasi 80% persen itu napi terjerat kasus Narkoba. Rata-rata oknum tahanan yang mengendalikan dari lapas itu," sebutnya
Menurutnya, pihak kepolisian juga kesulitan melakukan penyelidikan di Lapas karena para napi saling melindungi satu sama lain dan tidak segan membuat keributan.
"Kalau kita masuk ke dalam (menyelidiki kasus narkoba di lapas), pihak lapas agak takut, takutnya memancing mereka (napi) rusuh," paparnya
Begitu juga keberadaan jumlah sipir tidak sebanding dengan jumlah napi dalam satu lapas. sehingga para sipir lebih berhati-hati agar tidak membuat para napi mengamuk.
"Masyarakat Kampar ini sudah terindikasi gawat narkoba, karena di setiap desa pasti ada pengedarnya. Tersangka 90% orang Kampar, 10 persennya warga kabupaten lain, tapi masih Provinsi Riau juga," lanjutnya. (OL-09)
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama aparat terkait dan masyarakat berhasil mengamankan seekor anak Harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
Dari sekitar 1.100 ekor di seluruh Sumatra, diperkirakan hanya tersisa 216 ekor di Riau.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved