Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KAWASAN hutan di Gunung Rasamala Kampung Pameungpeuk, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terbakar, Senin (23/9) malam. Belum diketahui persis sumber penyebab lahan seluas hampir 5 hektare yang ditanami bambu itu ludes terbakar. Berdasarkan informasi, kali pertama sumber api diketahui warga yang hendak mengambil bambu sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu api terlihat berkobar. Kondisi lahan yang kering ditambah embusan angin cukup kencang, membuat api dengan cepat merembet ke area lain.
Perkiraan sementara, lahan yang terbakar seluas 5 hektare. Lahan tersebut milik warga atas nama Usman, Arah, Dayat, Eman, Holid, Jenudin, Juli, dan Ejen. Unsur Muspika setempat yang mendapat informasi mendatangi lokasi. Mereka berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Upaya mereka cukup berhasil. Beberapa titik api berhasil dipadamkan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cianjur, Dodi Permadi, mengaku hingga saat ini masih menyiagakan personel di lokasi kebakaran lahan dan hutan di Kecamatan Cugenang. Setidaknya terdapat sekitar 30 personel yang dikerahkan untuk membantu menanggulangi karhutla tersebut.
"Hasil assesmen di lapangan, karhutla di Kecamatan Cugenang terjadi di Gunung Rasamala dan Gunung Geulis," kata Dodi kepada wartawan, Selasa (24/9).
Personel yang diturunkan ke lokasi dibekali dengan berbagai peralatan seperti sekop, linggis, gergaji mesin, tabung oksigen, dan alat pemadam api ringan (APAR). Mereka dibagi dalam empat tim dengan tugas berbeda.
"Ada yang ikut memadamkan api, ada juga yang menahan api agar tak merembet ke lahan lainnya," ucap Dodi.
Lokasi kebakaran cukup sulit dijangkau menggunakan mobil. Karena itu, untuk mencapai lokasi, petugas menggunakan sepeda motor.
"Proses pemadaman melibatkan berbagai pihak seperti TNI, Polri, personel pemadam kebakaran, unsur muspika, serta warga setempat," tandas Dodi.
baca juga: Kepala BNPB : Perlu Inpres Contigency Plan Karhutla
Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Sugeng Supriyatno, menambahkan belum ada penyelidikan terhadap karhutla di kawasan Gunung Geulis dan Gunung Rasamala di Desa Cijedil Kecamatan Cugenang. Saat ini petugas gabungan masih fokus memadamkan api yang kembali muncul setelah berhasil dipadamkan.
"Semalam sudah berhasil dipadamkan. Tapi titik api kembali terdeteksi," kata Sugeng, Selasa (24/9). (OL-3)
Keunggulan dari penggunaan sensor VIIRS dan MODIS adalah kemampuannya dalam memantau wilayah yang sulit dijangkau secara langsung.
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
LUAS kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau pada periode Januari-Februari 2026 mencapai 4.400 hektare dan 94% di antaranya berada di lahan gambut (4.173,82 ha).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved