Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH korban meninggal akibat gigitan anjing rabies di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus bertambah.
Kemarin, seorang pemuda bernama Rudi, 18, asal Kabupaten Ende, dilaporkan meninggal setelah digigit anjing rabies dua bulan lalu. Menurut catatan, dia menjadi korban meninggal ketiga dalam September 2019.
"Berdasarkan penuturan pihak keluarga dua bulan lalu, Rudi digigit anjing di bagian punggung. Sayangnya dia tidak meminta pertolongan di fasilitas kesehatan yang ada di sana," kata pemerhati rabies dari Rumah Sakit TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, dokter Asep Purnama.
Karena tidak mendatangi fasilitas kesehatan, kata Asep, praktis korban tidak mendapat penanganan pascagigitan hewan penular rabies (HPR) dengan tepat. Beberapa hari sebelum meninggal, Rudi dilarikan ke Rumah Sakit Santo Antonius di Desa Jopu, Kecamatan Wolowaru, Ende.
Di sanalah baru diketahui Rudi menderita rabies. 'Selanjutnya keluarga korban meminta pulang atas keinginan sendiri karena melihat perkembangan Rudi yang tidak kunjung membaik," terang Asep.
Menurutnya, virus rabies masuk ke Flores pada 1997. Hingga kini, virus tersebut telah menelan ratusan korban jiwa. "Kematian para korban terjadi akibat keganasan virus rabies. Hingga saat ini belum menunjukkan tanda-tanda akan menurun, apalagi menghilang," urainya.
Sebelumnya, seorang pria berusia 67 tahun di Bajawa, Kabupaten Ngada, juga dilaporkan meninggal karena rabies. Di awal September 2019, seorang anak berusia 12 tahun meninggal di Manggarai Timur, juga akibat digigit anjing rabies.
Sebagai informasi, rabies atau dikenal dengan istilah 'anjing gila' ialah infeksi virus pada otak dan sistem saraf. Penyakit tersebut tergolong sangat berbahaya karena berpotensi besar menyebabkan kematian.
Pada 2017, di Indonesia terdapat sekitar 25 ribu kasus gigitan hewan penular rabies yang diberi vaksin antirabies. Namun, 90 di antaranya meninggal. Kasus meninggal terbanyak terdapat di Kalimantan Barat dan Sulawesi Selatan. (PO/N-3)
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Baru sebulan dipakai, proyek jalan Inpres senilai Rp18,3 miliar di Nagekeo NTT rusak parah. Warga menduga pengerjaan asal jadi dan minta KPK turun tangan.
Balita di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Alami Stunting
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
BENTROK antarwarga akibat konflik lahan di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pecah pada Jumat (6/3). Kericuhan melibatkan warga empat desa.
Bentrokan warga pecah di Adonara Timur, Flores Timur (6/3/2026). 3 warga luka tembak senjata rakitan & sejumlah rumah terbakar akibat sengketa lahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved