Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK mengendalikan kebakaran hutan dan lahan, TNI Angkatan Udara akan mengerahkan pesawat cassa untuk membantu Satgas Siaga Darurat Karhutla Riau dalam melakukan teknologi modifikasi cuaca (TMC) hujan buatan. Rencananya pesawat cassa TNI AU akan tiba di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau, Kamis (12/9).
Kadisops Lanud Roesmin Nurjadin Kolonel Penerbang Jajang Setiawan mengatakan Satgas Karhutla akan didukung dengan pesawat Cassa TNI AU untuk misi TMC di Provinsi Riau.
Dijelaskannya, pesawat Cassa akan melakukan penyemaian garam di awan yang berpotensi hujan di wilayah Riau daratan sebanyak 2 kali sortie sehari atau sekitar 1,6 ton garam. Target tim satgas udara ini adalah usaha TMC bisa berjalan sukses, sehingga bisa menimbulkan potensi hujan di Riau pada akhir September.
"Semoga pesawat tersebut dapat membawa berkah hujan buat masyarakat Riau," jelas Jajang, Kamis (12/9).
Dia menambahkan, pihaknya belum dapat menentukan dimana lokasi penyemaian garam akan dilakukan. Apabila ada awan yang berpotensi hujan maka pesawat cassa itu akan melaksanakan penyemaian garam di udara untuk memicu turunnya hujan. Satgas udara mengharapkan hujan buatan yang turun bisa memadamkan api yang sedang membara pada sejumlah lokasi di Riau. Terutama pada wilayah yang sulit dijangkau oleh tim pemadam satgas darat.
baca juga: Riau Dapat Kiriman Kabut Asap Dari Sumsel dan Jambi
Sementara Kepala BNPB Letjen Doni Monardo melakukan kegiatan kerja peninjauan langsung upaya pemadaman di wilayah hutan lindung Desa Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau. Selain menyaksikan proses waterbombing oleh dua helikopter, Kepala BNPB menemukan berjarak sekitar 40 meter ada kobaran api yang sedang membara tengah
menjalar menuju pompa angguk sumur minyak bumi PT Pertamina.
"Ini sangat membahayakan karena ada sumur minyak yang jika tersambar api dapat menimbulkan kebakaran yang fatal," tegas Doni.(OL-3)
Karhutla terjadi akibat adanya oknum masyarakat yang sembarang melempar puntung rokok ke lahan kering yang mudah terbakar ataupun yang membuka lahan dengan cara membakar.
Keunggulan dari penggunaan sensor VIIRS dan MODIS adalah kemampuannya dalam memantau wilayah yang sulit dijangkau secara langsung.
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved