Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK menyukseskan program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga, BKKBN Provinsi Jawa Tengah bersama Kodam IV/Diponegoro mencanangkan TNI Manunggal KB Kesehatan di lapangan Desa Kemudo, Prambanan, Klaten, Senin (9/9).
Pencanangan TNI Manunggal KB Kesehatan tingkat provinsi tersebut, merupakan rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-74 TNI dan HUT ke-69 Kodam IV/Diponegoro. Acara ini dihadiri Pangdam Mayjen TNI Mochamad Effendi, Kepala BKKBN Jawa Tengah Wagino, dan Bupati/Walikota se-Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi mengatakan pencanangan TNI Manunggal KB Kesehatan adalah salah satu bentuk kepedulian dan kontribusi nyata TNI, khususnya Kodam IV/Diponegoro, guna menyukseskan program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga.
Diungkapkan, pengalaman selama ini menunjukkan bahwa bakti sosial TNI di berbagai bidang dapat membantu pemerintah daerah dalam melaksanakan pembangunan yang langsung menyentuh kepentingan atau kebutuhan masyarakat.
"Itulah yang mendasari Kodam IV/Diponegoro menjalin kerja sama dengan BKKBN mencanangkan TNI Manunggal KB Kesehatan. Yaitu untuk mendukung program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga yang digalakkan pemerintah daerah," jelasnya.
Berbagai hal yang menjadi kendala dalam pelaksanaan program tersebut, menurut Effendi, perlu mendapat perhatian dan dicarikan solusi yang komprehensif. Sehingga pencapaian sasaran TNI Manunggal KB Kesehatan bisa optimal.
Kepala BKKBN Provinsi Jawa Tengah Wagino mengharapkan melalui kegiatan TNI Manunggal KB Kesehatan dapat mendorong masyarakat, menjadi peserta dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan keluarga. Untuk itu, Kodam IV/Diponegoro juga diharapkan dapat memberikan bantuan antara lain berupa tenaga medis, tenaga penggerak, serta sarana dan
prasarana kesehatan sesuai dengan batas kemampuan TNI.
baca juga: Enam Ribu Pelanggan PDAM Terancam Krisis Air
"Kami menyadari bahwa petugas lapangan KB tidak dapat bekerja sendiri.Sehingga harus menggandeng Babinsa sebagai ujung tombak yang berhubungan langsung dengan kehidupan masyarakat," katanya. (OL-3)
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
PEMERINTAH menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memanfaatkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru berubah menjadi persoalan sosial dan ekonomi
Analis Kebijakan BNPT Haris Fatwa Dinal Maula, mengungkapkan bahwa ancaman terorisme dan radikalisme masih nyata di Indonesia sepanjang tahun 2025.
Meski jangkauan tim sudah cukup luas, Safrina mencatat masih ada beberapa wilayah yang belum tertangani sepenuhnya karena kendala akses.
Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menegaskan urgensi pencegahan stunting sejak masa krusial 1.000 hari pertama kehidupan, khususnya ketika bayi masih berada dalam kandungan. MBG 3B
PT Hengjaya Mineralindo resmi berkolaborasi dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mengimplementasikan program Taman Asuh Sayang Anak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved