Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
BEREDAR surat tanda penerimaan laporan dugaan kasus penipuan dan penggelapan dengan modus cek kosong yang dilayangkan kepada Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna.
Dalam laporan polisi pada 26 Agustus, Aa Umbara dilaporkan oleh Sriwedari Dharmayanti melalui penasihat hukumnya, Rizki Rizgantara.
Dugaan kasus itu berawal dari utang sebesar Rp250 juta kepada korban pada 2013, saat Aa Umbara menjabat Ketua DPRD Bandung Barat.
Dalam proses pembayarannya, Aa Umbara baru membayar utang sebanyak Rp200 juta dengan cara ditransfer, sementara sisanya akan dibayarkan melalui cek senilai Rp20 juta dan selebihnya tunai. Namun ketika telah dicairkan, cek tersebut ditolak oleh bank karena saldonya tidak mencukupi.
Sisa utang Rp30 juta yang akan dibayarkan secara tunai pun sampai saat ini tidak terealisasi. Sehingga total kerugian pelapor mencapai Rp50 juta.
Sejak meminjam uang hingga sekarang menjabat Bupati Bandung Barat Aa Umbara dianggap tidak memiliki niat baik untuk membereskan permasalahannya itu.
Menanggapi laporan polisi tersebut, Aa Umbara mengaku masih mengingat-ingat pihak yang melaporkan dirinya ke polisi. "Kita lihat perkembangan, saya kan masih mikir dulu, itu kan kejadian 2013. Saya kan bingung, lupa lagi, karena enam tahun lalu," kata Aa Umbara di Kantor Pemkab Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (6/9).
Aa Umbara mempersilakan pelapor untuk datang ke kantor bupati kalau memang betul ada permasalahan. "Kalau toh di dewan suka mengontak dan sebagainya, sekarang saya sudah jadi bupati, datang saja ke kantor, kalau memang betul," ujarnya.
Baca juga: Bus Terbakar, Operasional Bandara Ngurah Rai Tetap Normal
Dia pun mengaku tidak kenal dan mungkin sudah lupa dengan pihak yang melaporkan dirinya ke polisi. "Sampai hari ini, nama itu belum kenal, masalahnya itu. Takut juga memang bapak lupa pada orang, terus lagi yang mana, karena urusan saya banyak. Kantor bapak jelas sekarang, datang baik-baik pasti diberesin lah yang kaya gitu," tuturnya.
Aa Umbara berjanji akan segera membereskan kalau benar berutang. "Pak, ini bapak lupa kali ini dulu enggak bayar-bayar, ya saya terima kasih kalau dibantu, kan begitu. Bapak punya iktikad baik kok," tambahnya. (X-15)
Kasus yang awalnya terlihat sebagai persoalan kecil, yakni penagihan oleh "mata elang" kepada kelompok tertentu, kemudian berkembang menjadi konflik kekerasan
AMERIKA Serikat (AS) menjadi penerima terbesar aktivitas kredit resmi Tiongkok di seluruh dunia, demikian menurut sebuah studi baru yang menelusuri arus pembiayaan Beijing.
TIONGKOK mengalihkan fokus pendanaan globalnya, dengan lebih dari tiga perempat kredit atau utang ke negara-negara barat berpendapatan menengah atas dan tinggi misalnya Amerika Serikat.
AMERIKA Serikat (AS) tercatat sebagai negara dengan jumlah pinjaman terbesar dari Tiongkok dalam dua dekade terakhir
Prabowo meminta semua pihak ambil andil dan bertanggung jawab memberikan pelayanan kepada publik dengan baik.
pemda dan Badan Usaha Milik Negara/Daerah (BUMN) dapat mendukung program pemerintah pusat dengan mekanisme pinjaman atau utang oleh pemerintah pusat menggunakan APBN
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved