Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 27 siswa SMA IT Darul Hikmah Simpang Empat, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat, selamat setelah kapal yang membawa mereka dari Pulau Panjang menuju dermaga Air Bangis karam dihantam ombak, Minggu (1/9).
"Informasi yang kami peroleh memang benar. Beruntung semua penumpang selamat," kata Koordinator Basarnas Pasaman, Zulfahmi, di Simpang Empat, Minggu malam.
Ia mengatakan, diduga kapal rombongan pramuka itu terbenam karena kelebihan muatan dan dihantam ombak sekitar pukul 14.40 WIB di tengah laut antara Teluk Air Bangis dengan Pulau Panjang.
Ia menjelaskan peristiwa itu berawal ketika pada Minggu (1/9) sekitar pukul 08.00 WIB rombongan siswa SMA IT Darul Hikmah yang dipimpin oleh Indra Budiman dan pembina Pramuka SMA IT, Rida Warsa dengan membawa 27 orang melaksanakan bakti sosial dalam rangka pelantikan siswa pramuka di Pulau Panjang.
Saat itu, rombongan berangkat dari Air Bangis menuju Pulau Panjang menggunakan kapal nelayan jenis jaring udang KM Nindi GT 4 dengan nahkoda Mariadi, 36, dan ABK kapal, Nal, 26, berangkat pertama dari dermaga Air Bangis. Kapal mengangkut sebanyak 13 orang dan dua awak kapal menuju pulau panjang.
Baca juga: Tim SAR Perluas Area Pencarian Korban Tabrakan Kapal di NTT
Kemudian kapal kembali berangkat untuk kedua kalinya sebanyak 14 orang dengan dua awak kapal, pada pukul 14.00 WIB.
Rombongan tersebut kembali dari Pulau Panjang menuju dermaga Air Bangis sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah perjalanan selama 40 menit sekitar pukul 14.40 WIB kapal yang membawa rombongan dihantam ombak besar dan langsung terbalik.
"Seluruh penumpang mengapung di dekat kapal. Satu jam kemudian seluruh penumpang diselamatkan oleh dua unit kapal penumpang yang akan menuju pulau panjang," jelasnya.
Ia menegaskan seluruh penumpang dan awak kapal dalam keadaan selamat.
"Penumpang sempat diperiksa kesehatannya di Puskesmas Air Bangis. Minggu malam semuanya sudah pulang kembali ke Simpang Empat," katanya.
Dari informasi yang dihimpun di lapangan sekitar pukul 20.20 WIB, dua orang siswa mendapat pemeriksaan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Jambak. (OL-1)
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved