Minggu 01 September 2019, 18:35 WIB

Tim SAR Perluas Area Pencarian Korban Tabrakan Kapal di NTT

Ferdinandus Rabu | Nusantara
Tim SAR Perluas Area Pencarian Korban Tabrakan Kapal di NTT

Dok. MI
Tim SAR Perluas Area Pencarian Korban Tabrakan Kapal di NTT

 

TIM pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan memperluas area pencarian korban tabrakan kapal yang terjadi di Perairan Solor, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada hari kedua pencarian, Minggu (1/9). Namun hingga Minggu sore, pencarian masih nihil.

Pencarian korban tabrakan kapal ini dipimpin langsung Kepala SAR Maumere I Putu Sudayana dengan megerahkan seluruh pasukan gabungan dari unsur SAR Maaumere berjumlah 5 orang, Pos AL 1 orang, dari Polairud 2 orang, dan para nelayan setempat.

Selain itu, dalam pencarian ini, dikerahkan pula satu unit RIB dari SAR Maumere, 2 set peralatan selam, satu set palsar air, 10 unit kapal nelayan, dan peralatan komunikasi dalan pencarian seperti HP Rugear, HP Hytera, dan handphone.

Kepala SAR Maumere, Putu Sudayana, saat dimintai konfirmasi, Minggu, mengatakan, pihaknya mengerahkan kekuatan personel dan peralatan untuk mendukung pencarian hari kedua ini.

"Sekitar pukul 6 pagi tadi kami sudah mulai melakukan pencarian di sekitar area lokasi dengan mengerahkan kekuatan baik personel maupun peralatan untuk mendukung upaya pencarian ini. Area lokasi pencarian kami perluas dari barat hingga timur dengan kurang lebih sejauh 1 hingga 2 knot mil," ungkap Sudayana.


Baca juga: Wabup Flotim Terus Upayakan Pencarian Korban Tabrakan Kapal


Lebih lanjut Sudayana pun menambahkan pencarian hari kedua ini belum membuahkan hasil dan akan dilanjutkan kembali pada Senin (2/9) besok.

"Hingga hari kedua ini masih nihil dan besok akan dilanjutkan lagi. Kita sama-sama berdoa agar secepatnya korban dapat segera ditemukan," sambung Sudayana.

Sebelumnya, dilaporkan korban hilang yang masih dicari ini bernama Sulaiman, pemilik kapal nelayan lampara yang saat itu ditabrak Kapal Cepat Fantasi Express di Perairan Selat Solor, Kabupaten Flotim, Sabtu (31/8) kemarin sekitar pukul 13.25 Wita.

Kapal lampara milik korban hancur dan tenggelam seketika, sehingga korban pun terjatuh dan hilang. Sementara nakhoda kapal saat ini sudah ditahan dan diamankan di Mapolsek Adonara Timur untuk selanjutnya diperiksa secara intensif. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More