Senin 26 Agustus 2019, 09:40 WIB

Pansus DPRD Sulsel Kawal 7 Rekomendasi

Lina Herlina | Nusantara
Pansus DPRD Sulsel Kawal 7 Rekomendasi

MI/Lina Herlina
Pansus Angket DPRD Sulsel.

 

MESKI sejumlah anggota DPRD Sulawesi Selatan dituding­ telah masuk angin, Ketua Panitia Khusus Hak Angket Kadir Halid memastikan timya tetap kompak. Tujuh rekomendasi yang sudah dikeluarkan pansus, Jumat (23/8) tidak ada yang berubah.

“Tidak ada dua surat rekomendasi yang beredar. Yang ada hanya satu rekomendasi yang asli, yang saya tanda tangani,”­ kata Kadir Halid, di Makassar, kemarin.

Salah satu dari tujuh rekomendasi ialah meminta pihak terkait, yakni Mahka-mah Agung dan aparat pe-negak hukum memeriksa Gubernur Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman. Pansus juga menyimpulkan bahwa dalam penyelenggaraan pemerintahan telah terjadi dualisme kepemimpinan, antara gubernur dan wakil gubernur.

Adik tokoh Golkar Nurdin Halid itu juga menyebutkan ada empat nama yang diduga masuk angin dalam kaitan pansus ini. Mereka ialah Sekretaris Dewan M Jabir, Wa-kil Ketua DPRD Sulsel dari Demokrat Ni’matullah, Ketua Fraksi PKS DPRD Sulsel Ariady Arsal dan Ketua Fraksi PDIP DPRD Sulsel Alimuddin.

Selain meminta pengusutan hukum, rekomendasi Pansus DPRD Sulsel lainnya ialah meminta Mendagri melakukan pemeriksaan, meminta Gubernur Sulsel memberhentikan sejumlah pejabat dan pembubaran Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan. Selain itu, Pansus juga meminta DPRD menetapkan pendapat tentang adanya indikasi pelanggaran UU oleh gubernur.

Sementara itu, masalah juga harus dihadapi Bupati Tegal, Jawa Tengah, Umi Azizah. Bukan dari gedung legeslatif, tapi berupa teror, saat ia menjalankan tugas. Sabtu (24/8) malam, saat menghadiri acara di Balai Desa Tembok Luwung, Kecamatan Adiwerna, mobil dinasnya dilempari bom molotov.

Saat kejadian, mobil diparkir di pinggir jalan dan hanya ditunggui sopir pribadi. Pelaku menggunakan sepeda motor. Kasus ini sudah ditangani polisi. “Teror ini tidak akan memengaruhi saya. Sebagai bupati saya merasa tidak memiliki musuh di pemerintahan dan politik,” ujar Umi Azizah. (LN/JI/N-2)

Baca Juga

MI/Agus Utantoro

Dua Kekuatan Pemulihan Ekonomi DIY Lewat Pariwisata dan Pendidikan

👤Agus Utantoro 🕔Jumat 04 Desember 2020, 06:55 WIB
Pemulihan perekonomian di Daerah Istimewa Yogyakarta akibat pandemi covid-19 akan bertumpu pada dua kekuatan. Yakni pariwisata dan...
MI/Gabriel Langga

Pertamina Maumere Pastikan Suplai BBM Aman Jelang Nataru

👤Gabriel Langga 🕔Jumat 04 Desember 2020, 06:54 WIB
Stok BBM di terminal BBM Maumere akan disalurkan ke wilayah Nusa Tenggara Timur II yang meliputi Larantuka, Kalabahi, Atapupu, Waingapu,...
MI/Djoko Sardjono

Pilkada, Polres Klaten Terjunkan 638 Personel Pengamanan TPS

👤Djoko Sardjono 🕔Jumat 04 Desember 2020, 06:41 WIB
Sebanyak 638 personel Polres Klaten, Jawa Tengah, akan diterjunkan untuk pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) pemilihan bupati dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya