Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Daerah Flores Timur (Flotim) terus melakukan berbagai upaya pengembangan pariwisata yang diprioritaskan pada pengembangan pariwisata berbasis masyarakat
Kepala Dinas (kadis) Pariwisata Flotim Apolonia Korebima mengaku dana alokasi untuk dinas pariwisata kali ini cukup besar yaitu sekitar Rp7 milar untuk segala kegiatan pariwisata pada 2019.
"Untuk tahun ini, alokasi anggaran untuk dinas pariwisata cukup besar, karena kami juga mendapatkan alokasi dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan DAK nonfisik serta berbagai kegiatan festival, juga untuk segala keperluan dinas ini, sehingga total anggaran tahun ini sebesar Rp7 miliar lebih," kata Apolonia saat dikonfirmasi, Jumat (23/8).
Lebih lanjut, Apolonia juga mengakui jika upaya mendongkrak kunjungan wisata terus dilakukan pemerintah termasuk menggelar sejumlah event dan festival dengan alokasi anggaran Rp1 milar.
"Tahun ini ada dua festival besar dengan anggaran senilai Rp1 milar. Dua festival besar ini digelar untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisata ke daerah ini. Dua festival tersebut, yaitu Festival Bale Nagi yang sudah kami lakukan pada Bulan April lalu, yaitu mengelilingi Flotim dan Bulan September nanti akan digelar Festival Seni Budaya Lamaholot yang digelar di dua titik lokasi yaitu di Desa Bantala, Kecamatan Lewolema dan di Kecamatan Adonara Timur," terangnya.
Sementara itu, terkait potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Flotim, dinas pariwisata terus mengembangkan model wisata berbasis masyarakat untuk mendorong peran aktif dan keterlibatan masyarakat dalam dunia pariwisata.
Baca juga: Pemkab Flotim Minta Bantuan BNPB untuk Layanan Air Bersih
Saat ini, wisata religi Samana Santa masih menjadi primadona bagi potensi pariwisata di Flotim, selain sejumlah potensi wisata alam dan wisata budaya lainnya, yang terus dikembangkan pemerintah saat ini.
"Untuk mewujudkan konsep pariwisata berbasis masyarakat tersebut, kami telah melakukan berbagai kegiatan seperti workshop dan pelatihan bagi kelompok usaha pelaku pariwisata," tukasnya.
Dinas Pariwisata juga menggelar berbagai festival, penetapan sejumlah desa yang akan menjadi sasaran pengembangan wisata budaya dan tradisi, pengembangan 10 potensi wisata alam, pengembangan sanggar-sanggar seni dan rumah-rumah adat serta berbagai upaya lain guna memotivasi masyarakat agar berperan aktif terlibat dalam usaha pembangunan pariwisata di wilayahnya masing-masing.
Pun wisata religi Samana Santa yang sudah mendunia masih menjadi primadona bagi daerah ini untuk potensi pariwisata.(OL-5)
Sulianto Indria Putra, melalui komunitas TWS, menginisiasi bantuan finansial dan dukungan materi yang dirancang untuk bersifat jangka panjang, bahkan seumur hidup bagi para guru tersebut.
Polres Belu ungkap kronologi kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di Atambua, NTT.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat akan mendampingi 12 warga Jabar dalam menghadapi kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Sofiani Temba Kanggu, 46, warga Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan hilang saat beraktivitas di Sungai Mondu pada Minggu (22/2).
Struktur batuan yang menjulang dan berlekuk dramatis menghadirkan panorama eksotis yang kerap dijuluki “Grand Canyon”-nya Pulau Sabu
PRODUKSI gabah kering giling (GKG) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sepanjang 2025 hampir menembus angka 1 juta ton. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ketahanan pangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved