Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PIHAK Kepolisian Resort Kota Besar Makassar, Selasa (20/8) memastikan anggota legislatif terpilih yang tertangkap karena diduga melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkoba. Calon anggota legislatif yang diduga terlibat narkoba berinisial RT dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Dalam keterangan pers di Makassar, Sulsel, Selasa (20/8), Kapolrestabes Makassar, Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan tersangka tertangkap di rumahnya Jalan Barukang saat sedang mengonsumsi narkoba jenis sabu.
"Dan dari hasil tes urine yang dilakukan terhadap RT, dinyatakan positif mengandung narkoba. Karenanya, ia terancam dikenai Pasal 112 dan 114 UU Tentang Narkoba dengan ancaman hukuman anatara 4 hingga 20 tahun penjara," sebut Wahyu Dwi.
Dari tangan RT, polisi mengamankan barang bukti berupa satu paket alat isap sabu, dua saset narkoba jenis sabu, dan dua linting tembakau gorilla. Dan memang masuk target operasi polisi
RT sendiri, merupakan anggota legislatif DPRD Makassar yang baru saja ditetapkan KPU Makassar sebagai anggota DPRD periode 2019-2024 terpilih, untuk daerah pemilihan II Kota Makassar meliputi Kecamatan Bontoala, Tallo, Wajo, Ujung Tanah dan Kepulauan Sangkarrang.
Menanggapi tertangkapnya kader PPP, Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PPP, Kota Makassar, Busranuddin Baso Tika, menegaskan setiap kader partai berlambang kakbah yang terbukti mengonsumsi barang terlarang akan dipecat dari partai.
"Narkoba itu harus dilawan bersama, jika memang terbukti narkoba, pasti kami pecat dari partai, tidak ada ampun," tandas Busranuddin.
Meski demimian, Busranuddin mengaku, masih akan menunggu keputusan dan informasi dari pihak aparat hukum serta mengikuti mekanisme partainya. (OL-09)
Ratusan jemaah Tarekat Naqsyabandiyah memadati lokasi tersebut untuk menunaikan salat Ied atau salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah
Pelindo Regional 4 Makassar mencatat lonjakan arus mudik Lebaran 2026 sejak H-15 hingga H-5. Data terbaru menunjukkan total 308.473 pemudik telah melakukan perjalanan melalui 20 cabang
DINAS Kesehatan Sulawesi Selatan mencatat adanya ancaman serius penyebaran penyakit campak di Kota Makassar sepanjang tahun 2026. Sebanyak 187 kasus suspek dilaporkan.
Sebanyak 200 warga peserta mudik gratis akan diberangkatkan Minggu (15/3) dari Pelabuhan Makassar menuju Surabaya, menggunakan KM Labobar.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan hari ini, 6 Maret 2026. Makassar dan sekitarnya berpotensi hujan lebat hingga 13:10 WITA.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved