Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMARAU berkepanjangan dengan curah hujan yang sangat sedikit, menyebabkan kekeringan meluas dan sejumlah embung yang berada di Kabupaten Flores Timur (Flotim), Provinsi Nusa Tenggara Timur, mulai mengering dan meresahkan sejumlah petani di daerah itu.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Flores Timur Anton Wukak Sogen saat dikonfirmasi, Sabtu (17/8), mengakui banyaknya embung yang saat ini mulai mengering akibat turunnya debit air saat kemarau ini.
"Beberapa hari lalu, saya sudah mengunjugi beberapa wilayah yang terdampak kekeringan dan dari pantauan di sejumlah embung seperti di Solor, Adonara, Tanjung Bunga, embung-embung mulai menguap sehingga debit air terus turun dan terancam mengering. Ada 17 unit embung yang tersebar di wilayah ini dan terancam kering," ungkap Anton.
"Apalagi curah hujan yang sangat sedikit tahun ini dan lebih panjang kemaraunya, membuat air di embung-embung menguap. Kemarin juga saya di Desa Ilebura dan melihat langsung kondisi di sana. Banyak tanaman yang kering akibat kemarau berkepanjangan. Irigasi pun mulai mongering, sehingga saat ini kami berusaha bagaimana mengoptimalkan lahan yang ada agar selalu dapat dimanfaatkan dengan tanaman palawija dan sayuran yang lebih menghemat air," sambung Anton.
Baca juga: Pengibaran Bendera di Tanjung Ngaduwona
Terpisah, sejumlah petani pun mengakui kondisi turunnya debit air di embung-embung tersebut berdampak pada hasil pertanian mereka yang mulai menurun karena terbatasnya persediaan air.
Salah seorang warga, Kahju, misalnya mengakui sejak kemarau ini persediaan air embung di Desa Sinar Hading Gala terus menurun, sehingga cukup meresahkan sejumlah petani di sana.
"Kali ini, kemaraunya panjang sekali dan belum juga turun hujan, sehingga debit air di embung kami terus menurun. Kalau hujan pasti airnya banyak, tetapi kalau kemarau seperti ini, apalagi saat ini kemaraunya lebih banyak, maka embung pun mulai mengering," kata Kahju.
Sementara itu, data sementara dari dinas pertanian Flotim mencatat sekitar 120 hektare sawah terancam gagal panen akibat kekeringan irigasi, sehingga sawah-sawah tersebut tidak dapat ditanami padi lagi.
Sedangkan dampak kekeringan yang berimbas pada krisis air bersih, berdasarkan laporan BPBD setempat tercatat hanya 3 kecamatan dari 19 kecamatan, yang masih tercukupi kebutuhan air bersihnya, sementara 16 kecamatan lainnya, mengalami krisis air bersih akibat kekeringan. (OL-2)
HUJAN lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (24/1) dini hari nyaris merenggut nyawa seorang anak perempuan.
Tanah longsor terjadi pada Kamis (22/1) sore akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hari.
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved