Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
PELAKSANA Tugas Bupati Cianjur, Jawa Barat, Herman Suherman, mengecam aksi unjuk rasa mahasiswa berakhir rusuh hingga mengakibatkan empat anggota Polres Cianjur terbakar, Kamis (15/8). Menurut Herman, penyampaian aspirasi tidak harus selalu melalui aksi-aksi unjuk rasa.
"Ikut prihatin ada demo sampai seperti ini. Prihatin. Katanya mau ketemu saya, kan tahu saya lagi CNL (Cianjur Ngawangun Lembur) di Kecamatan Ciranjang dan Cilaku," kata Herman, Jumat (16/8).
Herman mengatakan selama ini dirinya selalu terbuka kepada siapapun. Kalau ada elemen masyarakat yang ingin bertemu, selama tidak ada agenda, ia siap menerima.
"Saya mengecam. Kok sampai seperti ini. Kalau mau ketemu saya, ya gampang. Nggak usah demo-demo lah. Siapapun saya terima," jelasnya.
Herman mengatakan dirinya tak mengetahui ada mahasiswa berdemo yang ingin bertemu. Namun ia mengetahui ada aksi demo.
"Ada WA ke saya ada demo. Tapi saya enggak diinformasikan akan ada demo ingin ketemu saya," bebernya.
Pada insiden aksi demo mahasiswa tergabung dalam OKP Cipayung Plus, Kamis (15/8), empat anggota Polres Cianjur terbakar saat hendak memadamkan api berasal dari ban bekas yang dibakar mahasiswa. Diduga, saat itu ada oknum mahasiswa yang menyiramkan bensin hingga api menyambar ke arah empat polisi. Keempatnya sempat mendapatkan penanganan medis di RSUD Sayang Cianjur.
Keempat anggota Polres yang mengalami luka bakar yakni Aiptu Erwin Yuda, Bripda Aris Simbolon, Bripda Yudi Muslim, dan Bripda Anif Endaryanto Pratama. Aiptu Erwin Yuda mengalami luka bakar cukup parah hampir 80%. Bhabinkamtibmas Kelurahan Bojongherang itu harus dirujuk ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta.
baca juga: Asuransi Selamatkan Petani Bangka Selatan
Sementara Bripda Aris Simbolon dan Bripda Yudi Muslim mengalami luka bakar sekitar 40%-50%. Kabarnya, mereka dirujuk ke RS Sartika Asih untuk mendapatkan perawatan intensif. Sedangkan Bripda Anif Endaryanto Pratama kabarnya sudah pulang. Herman mengaku berempati dengan empat anggota Polres Cianjur yang mengalami luka bakar.
"Semuanya ada empat orang. Paling parah yang mengalami luka bakar hampir 90%. Ia Bhabinkamtibmas di Kelurahan Bojongherang. Saya minta harus mendapatkan perawatan dan penanganan terbaik," tandasnya. (OL-3)
ANGOLA tengah menghadapi krisis ekonomi dan keamanan yang serius. Aksi unjuk rasa besar-besaran yang awalnya dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar, kini berubah menjadi kerusuhan massal
Gedung Putih menegaskan akan menyelidiki siapa dalang dibalik pemberontakan di wilayah Los Angeles, California, Amerika Serikat.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Impas) Agus Andrianto diminta tanggung jawab karena gagal mengelola lembaga pemasyarakatan (lapas).
Sebanyak 56 narapidana dari Lapas Narkotika Muara Beliti yang berbuat kerusuhan dipindahkan ke Lapas dengan pengamanan super maksimum di Pulau Nusakambangan.
KERUSUHAN terjadi di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Narkotika Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, Sumatra Selatan. Kini dilaporkan kondisinya sudah kondusif
1 Mei diperingati Hari Buruh Sedunia atau May Day. Hari tersebut adalah sebuah peringatan atas solidaritas pekerja yang merujuk pada peristiwa kerusuhan Haymarket
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved