Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan dalam upaya memerangi dan mengurangi sampah plastik, saat ini ada dua proyek besar yang fokus menangani sampah. Yakni pengolahan sampah menjadi gas metan di Semarang dan pengolahan sampah menjadi briket di Cilacap.
"Pabrik pengolah sampaj menjadi briket di Cilacap sudah 100% siap dioperasikan. Pembelinya juga sudah ada," kata Ganjar di Semarang, Kamis (15/8).
Pada kesempatan sama, Direktur Solusi Bangun Indonesia (SBI), Aulia M Oemar usai bertemu dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan pabrik pengolah sampah yang ada di Kabupaten Cilacap, setiap hari menyerap 150 ton sampah-sampah plastik. Sampah plastik itu kemudian diolah menjadi briket yang bisa digunakan untuk pengganti batu bara.
baca juga: Revolusi Hijau Jadi Percontohan Indonesia Untuk Dunia
Aulia mengaku uji coba pengolahan sampah jadi briket sudah lama dilakukan. Dari hasil uji coba briket didapat kapasitas mulai dari 3.000 hingga 4.000 kalori. Sedangkan mesin pabrik buatan Denmark ini bila dioptimalkan mampu menampung 500-600 ton sampah setiap hari.
(OL-3)
Pemkot Bandung Jawa Barat (Jabar) bersama Ikatan Alumni Teknik Lingkungan (IATL) ITB, mengambil langkah nyata untuk menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah.
KLH/BPLH tegaskan target 100% sampah terkelola 2029 lewat larangan open dumping, kewajiban industri, dan kolaborasi lintas sektor di Indo Waste 2025.
Pengelolaan sampah melalui fasilitas RDF bisa digunakan sebagai bahan bakar energi lain seperti untuk bahan bakar PLTU dan energi listrik.
KASUS Leptospirosis di Kota Yogyakarta dilaporkan meningkat signifikan meski musim hujan telah berakhir. Diduga, peningkatan kasus tersebut berkaitan dengan persoalan sampah.
Proyek instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) berbasis teknologi ramah lingkungan yang di Makassar mendapat penolakan warga.
Pertalindo mendorong berbagai upaya agar persoalan sampah bisa diatasi seiring terwujudnya pembangunan berkelanjutan.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved