Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dony Monardo menegaskan, terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) itu 99% akibat ulah manusia.
"Yang lainnya, termasuk El Nino lemah hanyalah penyebab saja," ujarnya saat melakukan Rapat Koordinasi dengan jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di Bandara CIlik Riwut Palangka Raya, Minggu (4/8).
Ia kemudian menceritakan, saat ia dan rombongan diatas Kalteng 5 menit sebelum mendarat di Bandara Cilik Riwut Minggu (4/8) pagi. Ia melihat adanya kebakaran hutan luasnya sekitar 1,5 Km dan kebakaran ini sangat mungkin apinya diletakan diposisi tertentu.
"Ini artinya ia (pelaku) sudah paham arah angin dan lainnya. Di sini saya minta agar mencari tahu siap pelaku pembakaran," katanya.
Dalam pertemuan itu hadir juga antara lain Sekretaris Daerah Kalteng Fahrizal Fitri, Kepala Badan Penangggulan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPDPK) Kalteng Mofid Saptono Subagio, juga Kapolres Palangka AKBP, Timbul Siregar.
Di bagian lain, Dony Monardo, menyebutkan BNPB juga sudah mengalokasikan dana bagi sebanyak 1.512 personel yang diterjunkan untuk melakukan pemadaman karhutla di Kalteng, rinciannya setiap orang mendapatkan Rp145 ribu per hari.
Baca juga: Jambi Siapkan Perda Tata Kelola Lahan Gambut
Untuk itu, Dony meminta masyarakat yang diketahui melakukan pembakaran juga ditarik sebagai satgas pemadaman karhutla.
"Ini mungkin bisa mengurangi kebakaran. Karena kebakaran hutan Tahun 2015 lalu itu Kerugian ekonominya mencapai Rp221 triliun. Ini melampaui bencana tsunami di Aceh (Rp16,1 triliun), anggaran Polri (Rp90 triliun) dan juga anggaran Kemenhan (Rp129 triliun)," ujar Dony Monardo.
Sementara itu Ketua Satgas Penangangan Karhutla Kalteng yang juga Komandan Korem 102 Panju Panjung, Kolonel Arm. Syaiful Rizal menjelaskan, jumlah areal yang terbakar di Kalteng hingga saat ini mencapai 1.296,64 Ha. Kemudian untuk sebaran titik panas (hotspot) 1.299 titik.
"Lahan yang bisa kami padamkan adalah yang berada diatas permukaan lahan," jelasnya. (A-4)
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto ingatkan daerah siaga dini hadapi fenomena bencana tak merata, mulai dari banjir hingga karhutla jelang puncak kemarau 2026.
Masa transisi bencana di tiga provinsi Sumatra berakhir 30 Maret 2026. Pemerintah percepat pembangunan 36 ribu huntap dan siapkan tahap rekonstruksi.
BNPB peringatkan risiko longsor susulan di TPST Bantargebang akibat hujan deras. Simak update pencarian korban dan daftar nama korban meninggal dunia di sini.
BMKG imbau waspada karhutla 2026 karena curah hujan di bawah rata-rata. Simak wilayah prioritas dan langkah mitigasi OMC dari BNPB dan Menhut.
BNPB menyebur memasuki awal Maret, bencana hidrometeorologi masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim).
Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati menjelaskan bahwa peningkatan kesiapsiagaan dilakukan baik di tingkat pemerintah daerah maupun masyarakat.
Bantuan ini adalah wujud nyata dari nilai-nilai gotong royong dan rasa persaudaraan yang tertanam kuat sesuai falsafah Huma Betang.
Gubernur menjelaskan, penyaluran akan dilakukan secara proporsional ke tiga provinsi terdampak.
BMKG Kalimantan Tengah (Kalteng) memprakirakan adanya potensi hujan lebat dan petir yang diakibatkan cuaca ekstrem, terutama Kabupaten Murung Raya, Kapuas bagian utara, dan Barito Utara.
KALIMANTAN Tengah (Kalteng) mendapat penghargaan Empowerment of Algriculture & Food Self-Sufficiency dalam Program Lumbung Pangan Nasional pada ajang Indonesia Kita Awards 2025 yang digagas oleh Garuda TV.
WAKIL Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo merespons penurunan alokasi dana transfer dan Dana Bagi Hasil (DBH) yang dialami pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten/kota.
Rekaman video yang beredar memperlihatkan dua unit alat berat dikerahkan untuk membongkar lantai jembatan yang rusak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved