Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Karhutla Meluas di Wilayah Tanjung Bunga

Ferdinandus Rabu
03/8/2019 10:20
Karhutla Meluas di Wilayah Tanjung Bunga
Karhutla Terpantau Meluas di Wilayah Tanjung Bunga(MI/ferdinandus rabu)

KEBAKARAN Hutan dan Lahan (Karhutla) terpantau meluas di wilayah Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Sejak 5 hari terakhir tercatat 6 titik api terpantau di wilayah Tanjung Bunga, dan 2 hari kemarin kembali tampak 2 titik api meluas di wilayah hutan Duli, Desa Sinar Hading Gala. Desa ini paling rentan mengalami karhutla selama sebulan terakhir.

Salah seorang warga, Frans, mengaku api dan asap masih terlihat selama dua hari ini di wilayah hutan di desa tersebut. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran karena akses yang jauh sehingga menyulitkan warga melakukan pemadaman.

"Api sudah terlihat sejak Kamis (1/8) dan sampai hari ini Sabtu (3/8), kepulan asap masih tampak di lokasi hutan tersebut. Hutan luas itu banyak ditumbuhi rumput ilalang dan gambut sehingga cepat sekali api menyebar dan meluas. Apalagi angin yang cukup keras sehingga cepat merambat ke lokasi lainnya," ujar Frans, Sabtu (3/8).

Dalam waktu sebulan ini, sudah beberapa kali terjadi kebakaran hutan. Namun Frans mengatakan belum pernah melihat bantuan yang datang apalagi lokasi hutan cukup sulit dan jauh untuk ditempuh.

Baca juga:Minim Sarana, Penanganan Karhutla di Bangka tidak Maksimal

Warga lainnya, Eman, mengaku pasrah dengan kejadian ini karena sudah berulang kali terjadi. Kadang, kebakaran merambat hingga lahan perkebunan warga sehingga ratusan tanaman pertanian warga ikut terbakar.

"Di desa ini memang sudah sering terjadi kebakaran. Beberapa minggu lalu di lokasi perbukitan juga terbakar hingga puluhan hektare. Pernah juga merambat hingga lahan perkebunan warga sehingga banyak tanaman kelapa, sayuran, mente dan pisang hangus terbakar. Kemarin hingga hari ini masih terjadi lagi kebakaran. Kami tidak tahu darimana sumber apinya, tetapi semoga ada bantuan dari pemadam kebakaran untuk memadamkan api agar tidak terus meluas," pungkas Eman.

Sudah sebulan, kebakaran hutan dan lahan kerap terjadi di sejumlah wilayah Flotim. Sebagai daerah kepulauan, petugas kesulitan menyeberangi pulau tempat kebakaran terjadi.

Akibat kebakaran, ribuan hektare lahan terdampak, paling parah terlihat di Pulau Solor serta wilayah daratan Flotim khususnya di wilayah Tanjung Bunga. Minimnya sarana prasarana serta kondisi geografis yang sulit dijangkau, masih menjadi kendala untuk mengatasi kejadian karhutla di daerah ini secara maksimal. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya